KKN Posko 89 UIN Walisongo Semarang Edukasi GERMAS, Ajak Warga Kawung Terapkan Hidup Sehat

DEMAK — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang Posko 89 turut mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat melalui kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Dusun Kawung, RT 08/RW 03, Desa Sukorejo, Demak, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi sarana edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat interaksi dan kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat.

Sosialisasi disampaikan oleh Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN Posko 89, Ah. Syarif Hidayatul M. Materi yang diberikan menyentuh sejumlah persoalan kesehatan dan lingkungan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, di antaranya Human Immunodeficiency Virus (HIV), Demam Berdarah Dengue (DBD), serta pemanfaatan air lindi.

KET: Koordinator Divisi Kesehatan dan Lingkungan KKN Posko 89, Ah. Syarif Hidayatul M. Saat memberikan materi sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Foto: istimewa.

Dengan pendekatan edukatif dan komunikatif, mahasiswa menjelaskan pentingnya langkah-langkah pencegahan penyakit yang dapat dilakukan mulai dari lingkungan keluarga. Masyarakat diajak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Ah. Syarif Hidayatul M. mengatakan, sosialisasi GERMAS penting dilakukan karena masih terdapat berbagai persoalan kesehatan dan kebersihan lingkungan yang membutuhkan perhatian serta keterlibatan bersama.

“Kami berharap melalui edukasi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit sejak dini dan mulai menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, mahasiswa KKN Posko 89 juga mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai GERMAS melalui aksi sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan rumah.

Mahasiswa membagikan bibit tanaman terong dan cabai kepada warga untuk dimanfaatkan dengan menanam di pekarangan masing-masing. Selain mendorong kebiasaan bercocok tanam, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan rumah yang lebih hijau.

Baca Juga  Tak Ada SMP hingga Kekhawatiran Biaya, Wali Murid Tlogoweru Didorong Tak Menyerah pada Pendidikan Anak

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan pola hidup sehat tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, memanfaatkan lahan pekarangan, menanam tanaman pangan, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi bagian dari gerakan kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan sosialisasi GERMAS dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi pesan bahwa makna kemerdekaan tidak sebatas dirayakan melalui kegiatan seremonial. Kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kesempatan masyarakat untuk hidup sehat, mendapatkan lingkungan yang bersih, serta terbebas dari berbagai ancaman penyakit.

Melalui kegiatan tersebut, KKN UIN Walisongo Semarang Posko 89 berharap masyarakat Dusun Kawung semakin memahami pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta mampu mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat melalui edukasi yang aplikatif dan kegiatan sederhana yang dapat dilanjutkan secara mandiri oleh warga.

Writer: Tim Humas KKN UIN Walisongo Semarang Posko 89 // Editor: Agustinus Guntur (RajaAmpatNews)