Pemuda Wardo Dukung Relokasi Pasar, Ajak Warga Bersama Benahi Raja Ampat

RAJA AMPAT – Dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk merelokasi aktivitas perdagangan dari Pasar Mbilin Kayam ke Pasar Snonbukor Waisai terus disuarakan sejumlah elemen masyarakat.

Salah satunya datang dari tokoh pemuda Wardo, Kabupaten Raja Ampat, Kundrat Kaisiepo, yang menilai proses relokasi pasar merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan penataan kawasan perkotaan sekaligus memberikan ruang perdagangan yang lebih tertib bagi masyarakat.

Kundrat mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan alternatif dan konsep untuk memudahkan proses pemindahan aktivitas perdagangan dari pasar lama menuju pasar baru. Menurut dia, kebijakan tersebut perlu dilihat secara lebih luas sebagai bagian dari kepedulian pemerintah terhadap kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Pemerintah sudah punya alternatif untuk bagaimana memudahkan konsep ini, konsep untuk pemindahan pasar ini. Saya pikir apa yang pemerintah daerah lakukan hari ini kepada seluruh rakyat adalah bagian daripada kepedulian sebenarnya,” kata Kundrat. Sabtu.(15/8/2026).

Ia mengakui bahwa setiap kebijakan pemerintah, termasuk relokasi pasar, dapat menimbulkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Namun, Kundrat mengajak seluruh pihak agar tidak memperbesar perbedaan maupun saling menyalahkan.

Menurutnya, persoalan yang muncul dalam proses relokasi seharusnya menjadi ruang untuk mencari solusi bersama. Pemerintah dan masyarakat, kata Kundrat, perlu membangun komunikasi yang baik agar proses penataan pasar dapat berjalan dengan tertib tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.

“Kita kadang menanggapi itu sebagai sebuah persoalan. Jadi saya berharap kita tidak saling menyalahkan, tetapi kita bersama-sama benahi itu kembali dan saling mendukung untuk pembangunan daerah ini ke depan,” ujarnya.

Kundrat menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah bukan berarti mengabaikan aspirasi masyarakat. Sebaliknya, dukungan tersebut harus diwujudkan melalui komunikasi, koordinasi, dan upaya bersama untuk menemukan jalan keluar terbaik bagi semua pihak. Ia berharap proses relokasi Pasar Mbilin Kayam ke Pasar Snonbukor dapat dilakukan secara terarah dan tetap memperhatikan kondisi para pedagang maupun masyarakat yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonominya pada kawasan pasar.

Baca Juga  Polres Raja Ampat Kawal Sukseskan Lomba Gerak Jalan Kreasi HUT ke-80 RI

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama mendukung program pemerintah demi membangun Raja Ampat yang aman, damai, tertib, dan lebih baik ke depan,” katanya.

Penataan Kota Jadi Bagian Penting Lebih jauh, Kundrat menilai penataan pasar tidak dapat dipisahkan dari upaya memperbaiki wajah Kota Waisai sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Raja Ampat.

Menurut Kundrat, Raja Ampat memiliki posisi strategis sebagai daerah tujuan wisata dunia. Karena itu, kebersihan, ketertiban, serta penataan kawasan perkotaan dinilai menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian semua pihak.

“Apalagi bicara Raja Ampat, Raja Ampat adalah daerah konservasi atau wisata dunia yang diakui. Maka itu, pembersihan kota dan penataan kota juga harus dilaksanakan sebaik mungkin,” tuturnya.

Ia menilai wajah kota yang bersih, tertata, aman, dan nyaman akan memberikan dampak positif bukan hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi wisatawan yang datang ke Raja Ampat.

Menurutnya, sektor pariwisata Raja Ampat memiliki keterkaitan erat dengan kondisi lingkungan dan tata ruang kawasan. Karena itu, penataan pasar dan pusat-pusat aktivitas ekonomi masyarakat harus ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah yang lebih besar. Kundrat pun mengajak masyarakat untuk tidak melihat relokasi pasar hanya dari sisi perpindahan lokasi perdagangan. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dilihat dalam konteks penataan kota, peningkatan ketertiban, kebersihan lingkungan, serta penciptaan kawasan perdagangan yang lebih representatif.

Di tengah proses relokasi tersebut, Kundrat juga mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga suasana keamanan dan ketertiban. Ia meminta setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan melalui tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menyusun kebijakan dan menyediakan fasilitas, sementara masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung serta mengawasi pelaksanaannya.

Baca Juga  Bangkit dan Bersatu! Bupati Raja Ampat Ajak Masyarakat Membangun Bersama

“Jangan saling menyalahkan. Mari kita bersama-sama benahi apa yang masih kurang dan saling mendukung untuk pembangunan Raja Ampat,” ujarnya.

Kundrat berharap relokasi pasar dapat menjadi momentum untuk membangun sistem perdagangan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas jual beli.

Kundrat juga mendorong pemerintah daerah agar terus membuka ruang komunikasi dengan para pedagang dan masyarakat selama proses penataan berlangsung. Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan secara bijaksana dan tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

“Pembangunan ini bukan hanya tugas pemerintah. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga Raja Ampat agar tetap aman, damai, tertib dan menjadi daerah yang lebih baik,” katanya.

Kundrat menegaskan kembali bahwa dirinya mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam melakukan relokasi pasar dari Pasar Mbilin Kayam menuju Pasar Snonbukor.

Dukungan tersebut, menurut dia, diberikan dengan harapan proses penataan dapat berjalan dengan baik, kepentingan masyarakat tetap diperhatikan, serta Pasar Snonbukor dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang tertib dan representatif bagi masyarakat Raja Ampat. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan persatuan dan kepentingan pembangunan daerah.

“Kalau kita ingin Raja Ampat ke depan lebih baik, maka kita harus sama-sama mendukung pembangunan. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *