KKN Posko 165 UIN Walisongo Percantik Randusari dengan Plang Jalan, Peta Desa dan Taman Toga

KENDAL – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 165 Ananta Abhipraya UIN Walisongo Semarang terus menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui sejumlah program kerja, mahasiswa KKN membantu memperkuat identitas wilayah sekaligus memperindah lingkungan Desa Randusari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.

Sejak Senin, Tim KKN Posko 165 mulai melakukan pemasangan plang penanda nama jalan di sejumlah gang dan ruas jalan yang selama ini belum memiliki penanda yang jelas. Program tersebut merupakan bagian dari program kerja Divisi Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Pemasangan plang jalan bertujuan membantu penataan lingkungan desa sekaligus memudahkan warga maupun pendatang dalam mengenali setiap wilayah di Desa Randusari.

Sejumlah ruas jalan yang dipasangi plang meliputi Gang Balong II, III, V, VI dan VII, Jalan Banjar Kidul II, III, IV dan V, Jalan Banjar Tengah I, II dan III, serta Jalan Banjar Lor I dan II.

Plang yang dipasang terbuat dari kayu yang telah dihaluskan dan dicat dengan warna cokelat. Nama jalan dituliskan menggunakan warna putih, dilengkapi keterangan Posko 165 serta logo KKN MIT 22 UIN Walisongo Semarang.

Plang-plang tersebut dipasang secara tegak di sejumlah titik strategis menggunakan tiang penyangga agar mudah terlihat oleh warga maupun pengendara yang melintas.

Ketua Divisi Ekraf KKN Posko 165, ZM Bachtiar Sidik, mengatakan program pemasangan plang jalan digagas karena masih minimnya penanda jalan di sejumlah wilayah Desa Randusari.

Kondisi tersebut, kata dia, kerap menyulitkan warga baru maupun tamu yang datang untuk mengenali lokasi tertentu di desa tersebut.

Melalui program tersebut, Tim KKN Posko 165 berharap setiap sudut Desa Randusari dapat lebih mudah dikenali, sekaligus memperkuat identitas wilayah dan mendukung penataan lingkungan desa secara berkelanjutan.

Baca Juga  Kolaborasi Digital Perkuat Adat: Pemerintah Pusat Dukung Transformasi Dewan Adat Suku Salawati Batanta

Selain pemasangan plang jalan, Tim KKN Posko 165 juga meresmikan dua program kerja lainnya pada Rabu (26/8/2026) di area Balai Desa Randusari, yakni Peta Desa Randusari dan Taman Tanaman Obat Keluarga atau Toga.

Peta Desa Randusari yang merupakan hasil program Divisi Ekraf dipasang dalam bentuk papan informasi berukuran besar. Peta tersebut memuat sejumlah sektor penting, termasuk sektor pendidikan dan fasilitas umum.

Sejumlah lokasi yang ditampilkan di antaranya TK ABA, KB Melati, SDN Randusari, masjid hingga gedung serbaguna. Kehadiran peta tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pendatang untuk mengenali fasilitas dan wilayah Desa Randusari hanya melalui satu papan informasi.

Sementara itu, Divisi Kesehatan Lingkungan (Kesling) turut menghadirkan Taman Toga di area taman Balai Desa Randusari.

Taman tersebut ditata dengan konsep kreatif dan ramah lingkungan. Pembatas taman dibuat menggunakan susunan botol plastik bekas, sementara sejumlah pot daur ulang dihias menyerupai berbagai bentuk hewan, seperti kucing, sapi, gajah hingga jerapah.

Konsep tersebut membuat Taman Toga tidak hanya berfungsi sebagai tempat menanam tanaman obat keluarga, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menarik bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Kepala Desa Randusari, Nur Fuat, menyampaikan apresiasi atas berbagai inisiatif yang dilakukan Tim KKN Posko 165 UIN Walisongo Semarang.

Menurutnya, keberadaan penanda nama jalan menjadi bagian penting dalam membangun identitas suatu wilayah.

“Sudah selayaknya hari ini ditandai dengan nama jalan, bukan ditandai bangunan di dalamnya. Oleh sebab itu, ini termasuk salah satu ide yang terbaik. Kami sangat berterima kasih,” ujar Nur Fuat saat menghadiri acara peresmian, Rabu (26/8/2026).

Melalui program pemasangan plang jalan, pembuatan peta desa dan pembangunan Taman Toga, Tim KKN Posko 165 berharap manfaat dari seluruh program tersebut dapat dirasakan masyarakat Desa Randusari dalam jangka panjang.

Baca Juga  Perkuat Publikasi dan Informasi Publik, Kantor Pertanahan Raja Ampat Teken PKS Dengan RajaAmpatNews

Kehadiran plang jalan dan peta desa diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengenali dan mengelola wilayahnya. Sementara Taman Toga di Balai Desa Randusari diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tanaman obat keluarga dan kesehatan lingkungan.

Berbagai program tersebut menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN Posko 165 UIN Walisongo Semarang dalam mendukung penataan wilayah, penguatan identitas desa, serta pembangunan lingkungan yang kreatif, edukatif dan berkelanjutan.

Writer: Tim KKN Posko 165 Ananta Abhipraya UIN Walisongo// Editor: Agustinus Guntur (RajaAmpatNews.com)