MANGGARAI, – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manggarai menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (1/9/2026).
Bantuan tersebut bersumber dari hasil penggalangan solidaritas yang dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa Flobamora di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Selanjutnya, bantuan dihimpun, dikelola, dan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak oleh GMNI Manggarai.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk kepedulian pemuda dan mahasiswa Flobamora di Kota Sorong terhadap saudara-saudara mereka di Kabupaten Manggarai yang sedang menghadapi dampak bencana gempa. GMNI Manggarai berperan sebagai pihak yang menyalurkan bantuan tersebut agar dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Berdasarkan keterangan yang diterima oleh RajaaAmpatNews.com dijelaskan, Bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan difokuskan pada tiga titik di Kabupaten Manggarai yang menjadi pusat penyaluran logistik, yakni Kampung Resem di Kecamatan Langke Rembong, Kampung Waduk di Kecamatan Wae Ri’i, serta Kampung Gurung di Kecamatan Cibal.
Total dana yang dihimpun untuk aksi kemanusiaan tersebut mencapai Rp30.300.000. Dana tersebut digunakan untuk pengadaan kebutuhan logistik masyarakat terdampak serta mendukung proses distribusi bantuan dari GMNI Manggarai kepada warga di tiga lokasi tersebut.

Di Kampung Resem, Kecamatan Langke Rembong, bantuan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan 19 kepala keluarga terdampak. Bantuan tersebut berupa beras, telur, terpal, air minum, minyak goreng, susu, serta mi instan.
Selanjutnya, di Kampung Waduk, Kecamatan Wae Ri’i, bantuan serupa diberikan kepada delapan kepala keluarga terdampak gempa. Kebutuhan logistik yang disalurkan meliputi beras, telur, terpal, air minum, minyak goreng, susu, dan mi instan.
Sementara itu, bantuan untuk masyarakat di Kampung Gurung, Kecamatan Cibal, menyasar 42 kepala keluarga. Bantuan yang disiapkan meliputi beras, telur, air minum, susu untuk anak dan bayi, obat-obatan, vitamin, serta mi instan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian.
Ketua GMNI Manggarai, Yolfa Jaya, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian dan solidaritas pemuda serta mahasiswa Flobamora di Kota Sorong Papua Barat Daya yang kemudian dipercayakan kepada GMNI Manggarai untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai.
Menurutnya, GMNI Manggarai tidak hanya berperan dalam menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan bantuan dari Kota Sorong dapat diteruskan kepada warga yang membutuhkan di sejumlah titik terdampak.
“Bantuan ini bersumber dari pemuda dan mahasiswa Flobamora di Kota Sorong, Papua Barat Daya. GMNI Manggarai kemudian menyalurkannya kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai. Kami berusaha memastikan kepedulian dari saudara-saudara kami di Kota Sorong dapat sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Yolfa Jaya.

Ia mengatakan, jarak antara Kota Sorong dan Manggarai tidak menjadi penghalang untuk menunjukkan rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.
“Bantuan ini mungkin tidak mampu menghapus seluruh penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kami akibat bencana gempa. Namun, kami ingin mereka mengetahui bahwa mereka tidak sendiri. Ada rasa persaudaraan, kepedulian, dan cinta dari pemuda serta mahasiswa Flobamora di Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang turut bersama mereka dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar Yolfa Jaya.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan hanya tentang nilai materi yang diberikan kepada korban gempa, tetapi juga merupakan bentuk panggilan kemanusiaan dan tanggung jawab sosial generasi muda terhadap sesama.
“Kami percaya bahwa kekuatan terbesar dalam menghadapi bencana adalah solidaritas. Ketika pemuda dan mahasiswa mampu bersatu, bergerak dan saling membantu, maka harapan itu akan tetap hidup. Ini bukan hanya bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Manggarai, tetapi juga panggilan kemanusiaan bagi seluruh pemuda dan mahasiswa Flobamora untuk terus menjaga rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.
Yolfa Jaya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemuda, mahasiswa, serta berbagai pihak di Kota Sorong yang telah ikut mengambil bagian dalam penggalangan bantuan. Ia juga mengapresiasi semua pihak yang mendukung proses penyaluran bantuan hingga dapat diterima oleh masyarakat terdampak.

Ia berharap bantuan yang disalurkan oleh GMNI Manggarai tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa, terutama mereka yang masih membutuhkan dukungan selama masa penanganan dan pemulihan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bergandengan tangan dalam aksi kemanusiaan ini. Semoga apa yang kita lakukan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Kabupaten Manggarai dan menjadi pengingat bahwa dalam setiap bencana, kemanusiaan harus selalu menjadi kekuatan yang menyatukan kita,” pungkasnya.
Melalui aksi tersebut, GMNI Manggarai bersama pemuda dan mahasiswa Flobamora Kota Sorong, Papua Barat Daya, berharap semangat gotong royong dan solidaritas terus terjaga. Bantuan yang disalurkan diharapkan menjadi kekuatan bagi masyarakat Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, untuk bangkit dan menjalani proses pemulihan pascabencana gempa.












