Kapolda PBD Berbagi Kasih di Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai

RAJA AMPAT – Kepedulian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat ditunjukkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat Daya Brigjen Pol Yulius Audie S. Latuheru, S.IK., M.Han., saat menyerahkan bantuan untuk Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai, Klasis GKI Raja Ampat, Minggu (30/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan setelah Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya mengikuti ibadah Minggu pagi bersama warga Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai.

Kehadiran pimpinan Polda Papua Barat Daya bersama jajaran di tengah jemaat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi dalam suasana penuh kekeluargaan.

Dalam ibadah tersebut, Kapolda Papua Barat Daya hadir bersama Ketua Bhayangkari Papua Barat Daya, Wakapolda Papua Barat Daya, dan Wakil Ketua Pembina Bhayangkari Papua Barat Daya serta sejumlah PJU Polda Papua Barat Daya. Usai mengikuti ibadah, Kapolda kemudian menyerahkan sejumlah bantuan berupa fasilitas penunjang kegiatan jemaat.

Bantuan itu terdiri dari 20 buah kursi Chitose, lima buah kipas angin, dan dua buah gitar. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas jemaat, mulai dari kegiatan ibadah hingga pelayanan dan kegiatan sosial yang dilaksanakan di lingkungan Gereja GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai.

Ketua PHMJ Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai, Pdt. Yenise Koibur, S.Si.Teol., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Kapolda Papua Barat Daya beserta jajaran.

Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi warga jemaat dan akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pelayanan gereja.

“Mewakili seluruh warga Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai, kami ucapkan banyak terima kasih kepada Kapolda dan jajaran atas bantuan yang telah diserahkan,” kata Pdt. Yenise.

Baca Juga  DPRK Raja Ampat Fraksi Otsus Papua Fokus Awasi Dana OTSUS, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Menurutnya, kehadiran Kapolda bersama jajaran dalam ibadah Minggu pagi juga menjadi bentuk perhatian terhadap kehidupan masyarakat, khususnya warga jemaat di Raja Ampat.

Penyerahan bantuan itu sekaligus menunjukkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga membangun kedekatan melalui kegiatan sosial dan keagamaan.

Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat dinilai penting untuk menciptakan komunikasi yang terbuka serta memperkuat hubungan masyarakat dengan institusi kepolisian. Terlebih, Raja Ampat yang merupakan wilayah dengan karakter masyarakat yang kuat dalam kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan. Karena itu, keterlibatan seluruh unsur dalam membangun kebersamaan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga suasana keamanan dan kedamaian.

Bagi Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores Waisai, bantuan tersebut bukan hanya soal penambahan fasilitas gereja. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian yang dapat memperkuat semangat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan ditutup dalam suasana penuh keakraban antara Kapolda, jajaran Polda Papua Barat Daya, dan warga jemaat.

Melalui momentum tersebut, hubungan antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin erat sehingga tercipta kehidupan yang aman, damai, harmonis, dan penuh kebersamaan di Kabupaten Raja Ampat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *