Kelurahan Waisai Kota Galakkan Jumat Bersih, Bangun Kesadaran Lingkungan dan Cegah Banjir

banner 120x600

WAISAI, RajaAmpatNews – Pemerintah Kelurahan Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, menggelar kegiatan Jumat Bersih sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antarwarga. Kegiatan yang dilaksanakan secara swadaya ini melibatkan warga RT/RW, aparat TNI, serta sejumlah pihak pendukung, Jumat (30/1/2026).

Lurah Waisai Kota, Sukmawati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga RT/RW di wilayah Kelurahan Waisai Kota, serta secara khusus kepada aparat TNI dari Batalyon TP 863 Bemambe Bathu atas partisipasi dan dukungan aktif dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama melaksanakan kerja bakti di lingkungan masing-masing RT/RW. Ini menjadi langkah awal kami di tahun 2026 untuk membangun kesadaran bersama, mengingat Raja Ampat merupakan daerah tujuan wisata dunia,” ujar Sukmawati kepada RajaAmpatNews.com.

Ia mengakui bahwa tingkat kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan masih tergolong rendah. Karena itu, kegiatan Jumat Bersih diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus ajakan nyata agar warga terlibat langsung menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

“Ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah kelurahan, RT/RW, dan masyarakat. Semua kegiatan dilakukan dengan dana swadaya, karena kami tidak memiliki anggaran khusus,” jelasnya.

Meski tanpa dukungan dana operasional resmi, pihak kelurahan menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program tersebut.

“Kebersihan itu sebagian dari iman. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak bergerak,” tegas Sukmawati.

Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya, wilayah Waisai Kota sempat dua kali dilanda banjir. Salah satu penyebabnya, menurut dia, adalah buruknya kebersihan lingkungan, khususnya saluran drainase yang tersumbat.

“Dengan rutin melaksanakan Jumat Bersih, kami berharap ke depan wilayah ini terbebas dari banjir dan berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh lingkungan yang kotor,” katanya.

Hingga saat ini, kegiatan Jumat Bersih telah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Partisipasi warga, meski belum maksimal, menunjukkan tren peningkatan.

“Sekitar 40 persen warga sudah mulai peduli. Ada yang turun langsung membersihkan lingkungan, ada juga yang mendukung melalui konsumsi, bantuan dana, hingga sumbangan bahan bakar minyak,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Sukmawati juga menyampaikan terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan dukungan, di antaranya Pangkalan milik Bapak ArhamBulogIbu Rina Sanoy, serta Hj. Pallu yang turut membantu penyediaan konsumsi bagi peserta kegiatan. Selain itu, dukungan armada pengangkut sampah berupa motor bentor roda tiga juga diberikan oleh Yayasan TORA (Trubush Organik Raja Ampat).

Kegiatan Jumat Bersih perdana difokuskan di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Waisai Kota. Lokasi tersebut dipilih sebagai kawasan awal pembenahan, mengingat kantor kelurahan berada di wilayah tersebut. Selain membersihkan badan jalan, kegiatan juga menyasar got dan saluran air, meski masih dilakukan secara manual karena keterbatasan peralatan.

“Kami akui peralatan yang tersedia masih sangat minim, sehingga proses pembersihan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Ke depan, Jumat Bersih akan dijadikan agenda rutin Kelurahan Waisai Kota setiap hari Jumat. Program ini juga telah diketahui dan mendapat dukungan dari Kepala Distrik, Sekretaris Distrik, Dinas Kebersihan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Raja Ampat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut didukung armada pengangkut sampah, termasuk kendaraan roda tiga dari sejumlah pihak serta bantuan pedagang pasar untuk mengangkut sampah yang telah dikumpulkan.

“Kami berharap antusiasme warga terus meningkat, sehingga kebersihan lingkungan menjadi budaya bersama. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat akan hidup lebih sehat dan Waisai Kota dapat menjadi wajah Raja Ampat yang bersih, aman, dan nyaman,” tutup Sukmawati.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu