RAJA AMPAT—SMA Negeri 1 Raja Ampat menggelar acara purnawiyata bagi siswa-siswi kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, Angkatan XXIII, Di Ruang Loby SMA Negri 1 Raja Ampat Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Melangkah Bersama Membawa Harapan Menuju Impian Baru” dan berlangsung penuh haru serta kebanggaan.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Raja Ampat, Helena Omkarsba, menyampaikan bahwa momen kelulusan ini menjadi titik akhir perjalanan siswa di bangku SMA sekaligus awal perjuangan baru dalam kehidupan mereka.
“Tiga tahun terasa begitu cepat. Hari ini adalah akhir dari perjalanan kalian di SMA, tetapi juga merupakan awal dari perjuangan sesungguhnya. Kami para guru mungkin sering menegur, bahkan terlihat keras, namun semua itu adalah bagian dari tanggung jawab kami dalam mendidik,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa bangga sekaligus haru melepas para siswa yang selama ini telah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. Helena menegaskan bahwa berdasarkan pengumuman resmi yang disesuaikan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, sebanyak 269 siswa dinyatakan lulus.
“Secara resmi saya nyatakan, 269 siswa SMA Negeri 1 Raja Ampat lulus pada tahun ini. Ini bukan akhir, tetapi awal untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Helena juga mengimbau para siswa untuk merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan sederhana, serta menghindari aksi coret-coret seragam maupun euforia berlebihan di jalanan. Ia mengajak siswa untuk lebih mengutamakan rasa syukur bersama keluarga di rumah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat, Herman Frans Soor, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas pelaksanaan kegiatan yang sederhana dan tidak memberatkan orang tua siswa.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan fasilitas, khususnya belum tersedianya aula representatif untuk menunjang kegiatan sekolah.

“Kami mohon maaf karena sampai saat ini belum bisa menyediakan ruang yang representatif. Ke depan, kami akan berupaya agar fasilitas tersebut dapat terpenuhi sehingga kegiatan seperti ini bisa berlangsung lebih baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Herman mengingatkan para siswa dan orang tua agar merayakan kelulusan secara bijak serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, lulusan SMA diharapkan tidak hanya berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga mampu melihat peluang di berbagai sektor lain.

“Kami berharap anak-anak tidak hanya bercita-cita menjadi ASN. Masih banyak peluang di sektor lain yang bisa dikembangkan. Ini penting untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masa depan,” jelasnya.
Herman menambahkan bahwa pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan orang tua dalam mendukung pendidikan lanjutan, termasuk kemungkinan pembagian peran dalam pembiayaan.
Acara purnawiyata ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat, Kepala SMA Negeri 1 Raja Ampat, para dewan guru, siswa-siswi kelas XII, serta orang tua/wali murid. Suasana berlangsung khidmat, diwarnai rasa syukur, kebahagiaan, dan harapan besar bagi masa depan para lulusan.
Writer : Agustinus Guntur












