RAJA AMPAT – Anggota DPRK Raja Ampat dari Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) Papua, Wolter Gaman, mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat untuk segera melakukan relokasi Puskesmas Tiplol Mayalibit ke ibu kota distrik. Hal ini disampaikannya kepada Raja Ampat News, Senin (4/5/2026), menyusul kondisi fasilitas pelayanan kesehatan yang dinilai sudah tidak layak di lokasi lama.
Menurut Wolter, pembangunan gedung baru Puskesmas Tiplol yang berlokasi di ibu kota Distrik Tiplol telah rampung dan siap digunakan. Namun hingga saat ini, proses pemindahan dari lokasi lama di Kampung Waifoi belum juga dilakukan, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat belum berjalan optimal.
Ia menjelaskan bahwa secara aturan, setiap puskesmas harus berada di ibu kota distrik guna memudahkan akses pelayanan bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan gedung baru di Kampung GO sebagai pusat distrik seharusnya segera dimanfaatkan.
“Bangunan puskesmas yang baru sudah selesai, sehingga sudah bisa dilakukan relokasi dari Kampung Waifoi ke ibu kota distrik di kampung GO. Ini penting agar pelayanan kesehatan bisa berjalan maksimal,” tegas Wolter.
Ia juga menyoroti kondisi Puskesmas di Waifoi yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Menurutnya, masyarakat setempat sangat membutuhkan fasilitas kesehatan yang representatif dan memadai, terutama untuk menunjang pelayanan dasar kesehatan.
“Kasihan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang layak, sementara kondisi puskesmas lama sudah tidak memadai. Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan harus segera mengambil langkah cepat,” ujarnya.
Wolter menambahkan, pemerintah daerah perlu memberi perhatian serius terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), yang sangat bergantung pada pelayanan kesehatan di tingkat distrik dan Kampung.
Ia juga mengingatkan bahwa jika terdapat kendala dalam proses relokasi, seperti fasilitas pendukung yang belum lengkap, maka pemerintah dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia terlebih dahulu sambil melakukan pembenahan secara bertahap ke depan.
“Kalau ada kendala fasilitas, manfaatkan dulu yang ada. Yang penting pelayanan kesehatan tetap berjalan dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Desakan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat, agar pelayanan kesehatan di Distrik Tiplol Mayalibit dapat berjalan lebih baik, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Writer : Dony Kumuai












