RAJA AMPAT — Sebanyak 318 peserta dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Konsultasi Nasional (KONAS) XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK-PKB PGI) yang digelar di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, pada 8–12 September 2026.
Kegiatan nasional tersebut menjadi momentum penting bagi Sinode di Tanah Papua, khususnya Klasis Raja Ampat, yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan KONAS XIX FK-PKB PGI.
Sekretaris Panitia KONAS XIX FK-PKB PGI, Alfred Suruan, mengatakan jumlah peserta yang telah terdata hingga Kamis, 10 September 2026, mencapai 318 orang. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendataan peserta masih berlangsung.
“Data sementara yang sudah terdata sebanyak 318 peserta. Jumlah ini masih bisa bertambah karena pendataan masih terus dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” kata Alfred saat diwawancarai RajaAmpatNews.com, Kamis (10/9/2026).
KONAS XIX FK-PKB PGI resmi dibuka pada Selasa, 8 September 2026, melalui ibadah pembukaan yang dihadiri Ketua PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty dan Ketua FK-PKB PGI Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, S.E
Setelah ibadah pembukaan, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia yang juga Bupati Raja Ampat, sambutan dari pihak Sinode Tanah Papua yang diwakili Sekretaris Sinode, sambutan Ketua FK-PKB PGI, serta sambutan Ketua PGI.
Pembukaan KONAS XIX kemudian dilakukan secara resmi oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.
Memasuki agenda utama, para peserta mengikuti pleno dan sidang-sidang komisi. Rangkaian tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan berbagai agenda organisasi FK-PKB PGI.
Selain sidang organisasi, KONAS XIX juga diisi dengan sejumlah materi dan kegiatan yang menghadirkan berbagai narasumber. Salah satu agenda yang dijadwalkan berlangsung adalah kegiatan KPI dengan menghadirkan Pdt. Yandi Manobe S.Th.
Alfred menjelaskan, pada Sabtu, 12 September 2026, para peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan wisata sebagai bagian dari rangkaian KONAS. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dekat keindahan alam dan potensi wisata Kabupaten Raja Ampat.
Menurutnya, penyelenggaraan KONAS XIX tidak hanya menjadi forum konsolidasi dan penguatan organisasi FK-PKB PGI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan kehadiran ratusan peserta, kegiatan nasional tersebut diharapkan turut memperkuat posisi Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia, khususnya di mata para tamu yang datang dari luar daerah.












