Persiapan KONAS XIX FK PKB PGI Dikebut, Raja Ampat Siap Sambut Ratusan Peserta dari Seluruh Indonesia

Ket: Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam (kedua kanan) yang juga Ketua Umum Panitia Pelaksana Konsultasi Nasional XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak PGI tahun 2026 didampingi Sekretaris Panitia, Alfred Suruan, S.STP (kanan), Wakil Ketua I, Nikodemus Mayor, S.Pd, Gr (ketiga kanan) dan Wakil Ketua II Oscar Sauyai (keemat dari kanan) memimpin rapat persiapan panitia KONAS XIX FK PKB PGI tahun 2026 yang berlangsung di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (17/7/2026)/dok. RajaAmpatNews.Com
Ket: Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam (kedua kanan) yang juga Ketua Umum Panitia Pelaksana Konsultasi Nasional XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak PGI tahun 2026 didampingi Sekretaris Panitia, Alfred Suruan, S.STP (kanan), Wakil Ketua I, Nikodemus Mayor, S.Pd, Gr (ketiga kanan) dan Wakil Ketua II Oscar Sauyai (keemat dari kanan) memimpin rapat persiapan panitia KONAS XIX FK PKB PGI tahun 2026 yang berlangsung di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (17/7/2026)/dok. RajaAmpatNews.Com

RAJA AMPAT – Panitia Konsultasi Nasional (KONAS) XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak (FK PKB) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan berskala nasional yang akan dipusatkan di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, pada 8–12 September 2026.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi panitia yang berlangsung di Aula Wayag, Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (17/7/2026), dipimpin Ketua Umum Panitia, Orideko I Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev yang juga Bupati Raja Ampat, serta dihadiri Wakil Ketua I Nikodemus Mayor, Wakil Ketua II Oscar Sauyai, Sekretaris Panitia Alfred Suruan, S.STP, para koordinator seksi, dan seluruh anggota panitia.

Dalam laporannya, Sekretaris Panitia Alfred Suruan menyampaikan bahwa berbagai tahapan persiapan telah berjalan sejak awal tahun. Menurutnya, koordinasi antara panitia pelaksana dan panitia transit di Kota Sorong telah dilakukan sejak Februari 2026, disusul beberapa kali rapat bersama Dewan FK PKB PGI guna memastikan seluruh aspek teknis maupun administrasi berjalan sesuai rencana.

“Kami telah melaksanakan rapat perdana bersama panitia pelaksana dan panitia transit di Kota Sorong pada Februari 2026. Setelah itu, rapat koordinasi bersama Dewan FK PKB PGI juga telah beberapa kali dilaksanakan, termasuk pembahasan teknis administrasi yang terus kami matangkan,” ujar Alfred.

Ia menjelaskan, waktu menuju pelaksanaan KONAS kini semakin singkat sehingga seluruh seksi diminta meningkatkan kesiapan masing-masing.

“Pelaksanaan KONAS dijadwalkan berlangsung pada 8 sampai 12 September 2026 di Waisai, Raja Ampat. Kalau dihitung dari sekarang, waktu yang kita miliki tinggal sekitar satu bulan lebih. Karena itu, seluruh seksi harus mulai bekerja lebih intensif,” katanya.

Alfred juga memaparkan estimasi jumlah peserta yang akan hadir. Berdasarkan data sementara, peserta diperkirakan berkisar antara 350 hingga 500 orang, bahkan berpotensi mencapai 750 peserta apabila seluruh utusan sinode dan klasis hadir sesuai kuota.

Baca Juga  Ketua Aliansi Jaga Alam Raja Ampat Desak Pemerintah Tindak Lanjut Insiden Kapal Kandas di Pulau Wai

“Hingga saat ini sekitar 70 sinode telah memberikan konfirmasi. Masing-masing sinode diwakili lima orang. Di luar itu masih ada utusan dari klasis-klasis di Papua serta unsur lainnya. Estimasi ini penting menjadi perhatian kita agar seluruh kebutuhan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga perlengkapan dapat dipersiapkan dengan baik,” jelasnya.

Selain kesiapan peserta, Alfred melaporkan adanya dukungan logistik dari sejumlah pihak. Ia menyebutkan Wakil Ketua III telah memberikan bantuan 350 unit tumbler yang akan diserahkan kepada panitia.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan panitia transit di Kota Sorong. Setelah rapat hari ini akan kembali dilakukan pertemuan untuk menyinkronkan seluruh kebutuhan pelayanan peserta yang datang dari luar daerah,” tambahnya.

Ket:  Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam (kedua kanan) yang juga Ketua Umum Panitia Pelaksana Konsultasi Nasional XIX Forum Komunikasi Kaum Pria Kaum Bapak PGI tahun 2026 didampingi Sekretaris Panitia, Alfred Suruan, S.STP (kanan), Wakil Ketua I, Nikodemus Mayor, S.Pd, Gr (ketiga kanan) dan Wakil Ketua II Oscar Sauyai (keemat dari kanan) memimpin rapat persiapan panitia KONAS XIX FK PKB PGI tahun 2026 yang berlangsung di Aula Wayag Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (17/7/2026)/dok. RajaAmpatNews.Com

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Orideko I Burdam menegaskan bahwa seluruh panitia harus bergerak cepat mengingat waktu persiapan yang semakin terbatas. Menurutnya, setelah resmi dilantik, seluruh anggota panitia harus menunjukkan kerja nyata agar pelaksanaan KONAS XIX FK PKB PGI berjalan sukses dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Hari ini kita sudah dilantik sebagai panitia penyelenggara. Artinya, mulai hari ini kita harus bekerja bersama mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan karena waktunya sudah sangat dekat,” tegas Orideko.

Baca Juga  Polres Raja Ampat Tetapkan Dua Tersangka Kasus Bom Ikan di Batanta Utara

Bupati Raja Ampat itu juga meminta setiap seksi tidak menunggu hingga mendekati hari pelaksanaan, tetapi segera menyelesaikan tugas masing-masing, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, perlengkapan, hingga penggalangan dukungan pendanaan.

“Kita harus mulai menginventarisasi semua kebutuhan dari sekarang. Jangan sampai mendekati pelaksanaan baru mencari tempat, baru mencari perlengkapan atau baru mengurus akomodasi. Semua harus dipastikan lebih awal sehingga tidak ada kendala saat peserta mulai berdatangan,” ujarnya.

Ia juga menginginkan seremoni pembukaan dikemas secara meriah sebagai wajah penyambutan Raja Ampat kepada para tamu dari seluruh Indonesia. Karena itu, Orideko meminta seluruh unsur gereja, empat klasis di Raja Ampat, organisasi kepemudaan gereja, serta relawan untuk dilibatkan dalam mendukung kelancaran kegiatan.

“Kita ingin pembukaannya berlangsung meriah dan menjadi kebanggaan Raja Ampat. Karena itu kita harus melibatkan seluruh potensi yang ada, baik dari klasis, organisasi gereja maupun para relawan agar kegiatan ini benar-benar memberikan kesan terbaik,” katanya.

Di sisi lain, Orideko juga menekankan pentingnya kreativitas panitia dalam menggalang dukungan pembiayaan. Ia meminta Seksi Usaha Dana segera bergerak membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan mitra strategis, agar seluruh kebutuhan kegiatan dapat terpenuhi.

“Waktu kita sangat singkat. Karena itu Seksi Usaha Dana harus segera bergerak mencari dukungan dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Kita harus bekerja cepat agar seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipenuhi tepat waktu,” pungkasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, panitia berharap seluruh persiapan KONAS XIX FK PKB PGI dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga Raja Ampat siap menjadi tuan rumah yang sukses menyambut ratusan bahkan hingga tujuh ratusan peserta dari berbagai sinode di Indonesia. Kegiatan ini sekaligus diharapkan menjadi momentum mempererat persekutuan, pelayanan, dan kesaksian Pria Kaum Bapak PGI serta memperkenalkan potensi Raja Ampat di tingkat nasional.

Writer: Agustinus Guntur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *