Pemerintah Kabupaten Raja Ampat Siap Gelar Festival Pesona Bahari dan Festival Gemar Ikan 2025

banner 120x600

Waisai, RajaAmpatNews — Pemerintah Kabupaten Raja Ampat kini tengah bersiap menyambut dua agenda besar berskala nasional, yakni Festival Pesona Raja Ampat dan Festival Gerakan Makan Ikan (Gemar Ikan) yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 21 Oktober 2025 mendatang di kawasan Pantai Waisai Torang Cinta WTC. Jumat,(17/10/2025).

Kegiatan bertema perpaduan antara pesona bahari, budaya, dan kearifan lokal ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan ekonomi masyarakat, serta memperkenalkan potensi kelautan dan perikanan daerah kepada publik nasional maupun internasional.

Mempromosikan Keindahan dan Kearifan Lokal

Festival Pesona Bahari Raja Ampat akan menampilkan beragam kegiatan yang menonjolkan keindahan alam, seni budaya tradisional, dan kreativitas masyarakat pesisir. Festival ini diharapkan menjadi ajang promosi destinasi unggulan Raja Ampat kepada wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus wadah untuk menggairahkan kembali semangat pariwisata pasca pandemi.

Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan. Pemerintah daerah berharap, perputaran ekonomi masyarakat meningkat melalui partisipasi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan memamerkan produk-produk lokal khas Raja Ampat seperti kerajinan tangan, kuliner, hingga hasil laut segar.

Festival Gemar Ikan: Gerakan Gizi dan Ekonomi Rakyat

Bersamaan dengan festival pesona bahari, akan digelar Festival Gemar Ikan (Gerakan Makan Ikan) sebagai wujud dukungan terhadap program nasional dalam meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat. Tujuan utama festival ini adalah untuk meningkatkan kesadaran gizi masyarakat, membangun generasi sehat, kuat, dan cerdas, serta mendukung program strategis pemerintah seperti percepatan penurunan stunting dan pemulihan ekonomi daerah.

Festival ini juga akan menjadi ajang promosi bagi produk-produk perikanan lokal Raja Ampat, sekaligus memberikan dukungan langsung bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan skala kecil. Panitia penyelenggara telah menyiapkan sekitar 5 ton ikan segar yang akan dibagikan dan diolah bersama masyarakat dalam kegiatan makan ikan massal selama festival berlangsung.

Menjelang pelaksanaan acara, panitia bersama dinas terkait terus melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari penataan lokasi, pembangunan panggung hiburan, hingga penataan kawasan pantai agar tampak lebih indah dan representatif bagi tamu kehormatan serta masyarakat.

Acara pembukaan dijadwalkan akan diresmikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Hanip Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., yang direncanakan hadir bersama sejumlah pejabat dari kementerian terkait, pemerintah provinsi, dan undangan dari berbagai daerah.

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menegaskan bahwa seluruh elemen panitia, instansi teknis, serta aparat keamanan telah bersinergi untuk memastikan festival berlangsung aman, tertib, dan berkesan. Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan, dan Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan setiap detail teknis telah terpenuhi.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga momentum penting dalam memperkenalkan kekayaan laut, potensi perikanan, serta keindahan pariwisata Raja Ampat ke tingkat nasional maupun internasional.

Melalui Festival Gemar Ikan dan Festival Pesona Bahari 2025, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat ingin menegaskan komitmennya dalam membangun sektor kelautan dan pariwisata berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat. Festival ini menjadi simbol nyata sinergi antara sektor kelautan, perikanan, dan lingkungan hidup dalam menjaga kelestarian ekosistem laut Raja Ampat yang selama ini dikenal sebagai salah satu surga bahari terbaik di dunia.

Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat, Festival Pesona Raja Ampat dan Festival Gemar Ikan 2025 diharapkan menjadi ikon baru promosi pariwisata bahari Indonesia.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *