RAJA AMPAT – Masyarakat adat di Kampung Wailem, Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, menyambut positif penyaluran bantuan sembako dari Pemerintah Pusat.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin oleh Esau Parajal selaku Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Salawati Batanta dan dihadiri sekitar 20 orang masyarakat. Bantuan diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Esau Parajal menyampaikan bahwa bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas perhatian kepada masyarakat adat. Kami berharap bantuan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya, Sabtu (29/8/2026).
Selain mengapresiasi bantuan, Esau juga mengajak masyarakat adat untuk memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya serta terus mendukung program pemerintah yang memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan juga diisi dengan penyampaian testimoni dari penerima bantuan sebagai bentuk apresiasi atas bantuan yang telah diberikan. Selanjutnya dilaksanakan doa bersama sebelum seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Penyaluran bantuan sembako tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun hubungan dan komunikasi yang semakin baik dengan masyarakat adat di Kabupaten Raja Ampat.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat adat terus berlanjut dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan. Bagi masyarakat adat Wailem, bantuan sembako ini bukan sekadar bantuan kebutuhan pokok, melainkan juga wujud kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat hingga ke pelosok Raja Ampat.












