Bupati Raja Ampat Serahkan Bantuan Tiga Unit Rumah bagi Korban Angin Puting Beliung di Wailen

RAJA AMPAT – Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam menyerahkan bantuan tiga unit rumah khusus kepada masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Wailen, Distrik Salawati Tengah, yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat bencana angin puting beliung.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung setelah upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kampung Kalobo, Distrik Salawati Tengah, Rabu (28/10/2026). Penyerahan kunci rumah dilakukan di hadapan para peserta upacara sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Usai menyerahkan kunci rumah, Bupati Orideko didampingi Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, meninjau langsung rumah bantuan sekaligus bertemu dengan keluarga penerima manfaat.

Peninjauan diawali dengan prosesi pemotongan pita yang dilakukan bersama Wakil Bupati. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Ketua III DPRK Raja Ampat Baharudin Mayalibit, Ketua DPD KNPI Raja Ampat Rajiv Ahmad, Kepala Distrik Salawati Tengah Esau Parajal, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Tiga unit rumah tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Infrastruktur Papua. Bantuan ini ditujukan bagi warga OAP di Kampung Wailen yang terdampak bencana angin puting beliung.

Adapun tiga keluarga yang menerima bantuan rumah tersebut adalah Isak Klin, Selina Klin, dan Yunita Klafui.

Dalam kesempatan itu, Bupati Orideko menyampaikan bahwa pembangunan rumah khusus tersebut merupakan wujud perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

“Rumah-rumah ini dibangun oleh Pemerintah Daerah Raja Ampat sebagai wujud perhatian dan tanggung jawab kami kepada masyarakat Orang Asli Papua di Kampung Wailen yang pernah kehilangan tempat tinggal akibat bencana angin puting beliung. Semoga rumah yang baru ini menjadi tempat berlindung yang aman, nyaman, dan sehat bagi keluarga-keluarga penerima,” ujar Orideko.

Baca Juga  SMPN 22 Dibalal Belum Aktif Pasca Libur Natal, Warga Kofiau Keluhkan Absennya Guru

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

“Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, saya berharap kita semua dapat meneladani semangat persatuan dan gotong royong para pemuda masa lalu. Mari kita jaga dan rawat rumah ini dengan baik, gunakanlah untuk kebahagiaan keluarga dan tumbuh kembang anak-anak kita,” katanya.

Orideko menegaskan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan akibat bencana maupun menghadapi berbagai kesulitan lainnya.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap masyarakat merupakan bagian dari upaya mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga Raja Ampat.

Setelah meninjau rumah bantuan di Kampung Wailen, Bupati bersama Wakil Bupati dan rombongan melanjutkan kunjungan ke SD Yapis Kalobo.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi bangunan dan fasilitas pendidikan yang tersedia di sekolah. Bupati dan Wakil Bupati juga berdialog dengan para guru serta komite sekolah untuk mendengarkan aspirasi, masukan, dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan dasar masyarakat, termasuk sektor pendidikan, sekaligus menyerap aspirasi pihak sekolah sebagai bahan perhatian pemerintah.

Dengan diserahkannya tiga unit rumah khusus tersebut, keluarga penerima diharapkan dapat kembali menempati hunian yang lebih aman dan layak setelah terdampak bencana angin puting beliung.

Bantuan ini juga diharapkan menjadi awal baru bagi keluarga penerima untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang, nyaman, dan penuh harapan, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat Raja Ampat.