RAJA AMPAT – Kondisi fasilitas pendukung di kawasan Pelabuhan Falaya Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, mulai membutuhkan perhatian pemerintah. Salah satu fasilitas yang terlihat mengalami kerusakan adalah dermaga apung yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang dan meninggalkan Waisai melalui jalur laut.
Berdasarkan pantauan jurnalis di lokasi, Minggu (30/8/2026), sejumlah bagian pada dermaga apung tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Kondisi kerusakan memang belum terlihat terlalu menonjol secara keseluruhan, namun apabila tidak segera mendapat penanganan, kerusakan dikhawatirkan dapat semakin meluas dan mengganggu fungsi dermaga.
Kerusakan terlihat mulai dari bagian lantai dermaga apung hingga fasilitas tangga yang menjadi penghubung antara dermaga beton dan dermaga apung. Bagian tersebut merupakan jalur yang digunakan masyarakat ketika naik maupun turun dari Sped boat atau perahu long boat. Karena itu, kondisi lantai dan tangga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian, terutama dari aspek keselamatan pengguna.

Dermaga apung di kawasan Pelabuhan Falaya Waisai bukan sekadar fasilitas pelengkap. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu akses untuk aktivitas antar-jemput penumpang, termasuk tamu dan wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat. Wisatawan yang menggunakan akses tersebut terdiri dari wisatawan lokal maupun mancanegara.
Dengan posisi Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan, keberadaan fasilitas pelabuhan yang aman dan layak menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan sekaligus kesan pertama bagi para pengunjung.
Kondisi fasilitas pelabuhan juga berkaitan erat dengan kenyamanan dan keselamatan wisatawan. Kerusakan kecil yang dibiarkan tanpa pemeliharaan berpotensi berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius, terlebih dermaga berada di lingkungan laut yang terus terpapar air asin, gelombang, serta aktivitas pasang surut.
Karena itu, diperlukan pemeriksaan dan pemeliharaan secara berkala terhadap seluruh bagian dermaga, baik lantai dermaga apung maupun tangga penghubung menuju dermaga beton.
Perlu Respons Instansi Terkait
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian instansi terkait di Kabupaten Raja Ampat, khususnya perangkat daerah yang memiliki kewenangan dan keterkaitan dengan fasilitas transportasi serta sektor pariwisata.

Dinas Perhubungan Kabupaten Raja Ampat diharapkan dapat melakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas tersebut dan memastikan kelayakan serta keamanan akses bagi masyarakat dan penumpang.
Di sisi lain, Dinas Pariwisata juga memiliki kepentingan dalam memastikan fasilitas pendukung destinasi wisata berada dalam kondisi baik.
Pelabuhan menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan menuju Raja Ampat sehingga kualitas fasilitas di kawasan tersebut turut memengaruhi pelayanan pariwisata.
Penanganan tidak harus menunggu kerusakan menjadi parah. Perawatan dan perbaikan sejak dini justru dapat mencegah kerusakan berkembang sekaligus mengurangi risiko keselamatan bagi pengguna.
Sebagai daerah yang dikenal luas dengan kekayaan alam dan wisata baharinya, Raja Ampat tidak hanya membutuhkan promosi destinasi, tetapi juga dukungan infrastruktur yang memadai.
Pelabuhan merupakan salah satu titik yang langsung bersentuhan dengan wisatawan. Kondisi fasilitas yang baik akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung sejak pertama kali tiba di Waisai Raja Ampat.
Sebaliknya, fasilitas yang mengalami kerusakan, meskipun terlihat sederhana, dapat menjadi perhatian tersendiri bagi wisatawan apabila tidak segera diperbaiki.

Karena itu, perbaikan dermaga apung dan tangga penghubung di Pelabuhan Falaya Waisai diharapkan dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung sektor pariwisata Raja Ampat.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan masih berada pada tahap yang relatif dapat ditangani. Kondisi ini menjadi momentum bagi pemerintah dan instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan, sebelum kerusakan semakin parah dan mengganggu aktivitas masyarakat maupun wisatawan.
Pemerintah diharapkan tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan atau kerusakan berat. Perawatan fasilitas publik secara rutin merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan pengguna sekaligus menjaga wajah Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata bahari dunia.












