RAJA AMPAT – Sebanyak 70 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Raja Ampat diberangkatkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Mako Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pelepasan peserta pendidikan dan pelatihan tersebut dilaksanakan melalui upacara di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat. Upacara dipimpin langsung Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, Kamis.(27/8/2026).
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Mansyur meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan sebagai anggota Satpol PP.
Ia juga mengingatkan para peserta agar selama menjalani pendidikan tetap menjaga sikap, disiplin, dan nama baik Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.
“Selama berada di tempat pendidikan, ikuti seluruh proses pemusatan latihan dengan baik dan jaga nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat,” ujar Mansyur dalam amanatnya.
Menurut Wakil Bupati, pendidikan dan pelatihan tersebut memiliki arti penting dalam meningkatkan profesionalitas anggota Satpol PP. Sebagai perangkat daerah, Satpol PP memiliki tugas menjaga ketertiban umum serta menegakkan peraturan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mansyur menegaskan bahwa anggota Satpol PP tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga harus memahami tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan penegakan peraturan daerah.
“Satuan Polisi Pamong Praja merupakan penegak Perda. Karena itu, kemampuan, kedisiplinan dan pemahaman terhadap tugas harus terus ditingkatkan,” katanya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pendidikan hingga selesai dengan baik dan nantinya membawa pulang pengetahuan serta keterampilan yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di Kabupaten Raja Ampat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Raja Ampat, Gidion Omkarsba, mengatakan pendidikan dan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas serta kesiapan personel Satpol PP.

Menurut Gidion, kegiatan tersebut telah direncanakan sejak jauh hari dan mendapat dukungan dari pimpinan daerah.
“Hari ini kami dari Satuan Polisi Pamong Praja bersama pimpinan daerah melaksanakan kegiatan pelatihan dasar bagi anggota,” ujar Gidion.
Ia menjelaskan, sebanyak 70 peserta akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Pusdiklat Mako Brimob Polda DIY selama kurang lebih satu bulan.
“Waktu yang ditentukan untuk pendidikan di sana kurang lebih satu bulan dan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 70 orang,” katanya.
Gidion berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan masa pendidikan tersebut dengan sebaik-baiknya. Selain mendapatkan pembinaan disiplin, para anggota diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang mendukung pelaksanaan tugas Satpol PP di lapangan.
Diminta Serius Ikuti Pelatihan
Gidion juga berpesan kepada seluruh peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan mengikuti pendidikan di Pusdiklat Mako Brimob Polda DIY.
Ia meminta para peserta mengikuti setiap materi dan pembinaan yang diberikan oleh instruktur secara serius, disiplin, dan penuh tanggung jawab.
“Harapan saya, teman-teman mengikuti pelatihan itu dengan baik dan sungguh-sungguh. Jaga nama baik Kabupaten Raja Ampat selama berada di tempat pendidikan,” kata Gidion.
Ia menambahkan, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pendidikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi anggota ketika kembali bertugas di Raja Ampat.
Dengan pendidikan dan pelatihan tersebut, Satpol PP Raja Ampat diharapkan semakin profesional dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta membantu pemerintah daerah dalam menegakkan peraturan daerah.
Gidion menegaskan, peningkatan kapasitas personel menjadi salah satu hal penting agar pelaksanaan tugas Satpol PP di tengah masyarakat dapat berjalan secara lebih terarah, profesional, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Sebanyak 70 anggota yang diberangkatkan tersebut selanjutnya akan menjalani pemusatan latihan dan pendidikan selama satu bulan.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali membawa kemampuan baru untuk mendukung pelayanan serta penegakan aturan di daerah.












