Organisasi Islam Raja Ampat Gelar Jalan Santai Sambut Maulid Nabi SAW 1448H

RAJA AMPAT — Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah di Kabupaten Raja Ampat diisi dengan kegiatan jalan santai yang melibatkan berbagai unsur umat Islam dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/8/2026) tersebut mengambil titik start di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) dan berakhir di Masjid Agung Waisai. Peserta berasal dari berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya, perwakilan sekolah, majelis ta’lim, organisasi Islam, serta unsur TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Raja Ampat.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Raja Ampat, Sawaluddin Taesa, mengatakan jalan santai bukan sekadar kegiatan olahraga bersama, tetapi menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang puncaknya akan digelar pada 25 Agustus 2026 di Masjid Agung Waisai.

Menurutnya, rangkaian Maulid di Raja Ampat juga menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang menjadi bagian dari daya tarik daerah, tetapi juga memiliki aktivitas keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.

Sawaluddin menjelaskan, selama ini masing-masing organisasi Islam maupun paguyuban telah melaksanakan peringatan Maulid Nabi dengan tradisi dan bentuk kegiatan masing-masing. Namun, pada peringatan puncak nantinya seluruh unsur tersebut diharapkan dapat berkumpul dalam satu kegiatan bersama.

“Nanti pada puncaknya tanggal 25 Agustus 2026 semua ormas serta paguyuban wajib berkumpul dan sama-sama memperingati Maulid Nabi. Sehingga nuansa ukhuwah Islamiah lebih terasa dan mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ia menambahkan, PHBI Raja Ampat akan melakukan pembenahan terhadap pola pelaksanaan peringatan Maulid pada tahun-tahun mendatang. Salah satunya melalui penyusunan jadwal bersama agar agenda peringatan yang dilakukan berbagai organisasi Islam dapat lebih terkoordinasi.

“Ke depan, tahun 2027 PHBI akan mengatur jadwal pelaksanaan sehingga perayaan Maulid dapat dilaksanakan lebih teratur. Pada hari puncak, semua ormas Islam dapat menyatu dalam perayaan yang dilaksanakan oleh PHBI,” katanya.

Baca Juga  Tambang Nikel Merusak Image Raja Ampat Sebagai Surga Terakhir Di Bumi

Bagi PHBI, koordinasi tersebut penting agar rangkaian kegiatan Maulid tidak berjalan sendiri-sendiri, sekaligus memberi ruang bagi seluruh organisasi Islam dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam peringatan bersama.

Sementara itu, Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW, Alqaf Assikara mengajak seluruh umat Muslim di Raja Ampat untuk menghadiri peringatan puncak pada 25 Agustus 2026 di Masjid Agung Waisai.

Kegiatan puncak tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi umat Islam dari berbagai organisasi, majelis taklim, paguyuban dan elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi serta ukhuwah Islamiah di Kabupaten Raja Ampat.