RAJA AMPAT – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyalurkan sebanyak 16 ekor sapi kurban untuk masyarakat Muslim di sejumlah
kampung dan masjid di wilayah Kota Waisai. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada warga dalam menyambut hari besar keagamaan.
Secara simbolis, bantuan hewan kurban diserahkan langsung oleh Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam bersama Wakil Bupati Mansyur Syahdan kepada Imam Masjid Nurul Bahri Kimindores, Muh. Nasir Manam. Kegiatan berlangsung di halaman Masjid Nurul Bahri dan turut dihadiri pengurus masjid serta masyarakat setempat, Selasa (26/5/2026).
Dari total 16 ekor sapi yang disiapkan Pemkab Raja Ampat, sebanyak 6 ekor diperuntukkan bagi kampung-kampung berpenduduk Muslim, sedangkan 10 ekor lainnya disalurkan ke masjid-masjid di Kota Waisai. Adapun rinciannya yakni Kampung Gag menerima 1 ekor, Salawati Tengah 2 ekor, Kampung Yelu 2 ekor, dan Kampung Atkari 1 ekor sapi kurban.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Raja Ampat agar distribusi hewan kurban dapat menjangkau seluruh masjid dan masyarakat secara merata.
Menurut Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah semata, tetapi juga menjadi momentum mempererat kepedulian sosial dan semangat berbagi antar sesama. Karena itu, pemerintah daerah turut hadir memberikan dukungan melalui bantuan hewan kurban kepada masyarakat Muslim di Raja Ampat.
“Kami berharap bantuan sapi kurban yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh setiap masjid dan masyarakat penerima. Selain sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah, daging kurban nantinya diharapkan dapat dibagikan kepada jamaah maupun warga sekitar yang membutuhkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas”, ujarnya.
Sementara itu, Ketua PHBI Raja Ampat, Sawaluddin Taesa mengatakan pihaknya berupaya memastikan seluruh masjid di Kota Waisai dapat melaksanakan kurban, terutama masjid yang belum menerima bantuan hewan kurban dari pihak lain.
“Untuk wilayah Kota Waisai, karena jumlahnya terbatas hanya 10 ekor, maka kami memprioritaskan masjid yang sampai saat ini belum mendapatkan bantuan sapi kurban. Dengan begitu pembagian lebih merata dan masyarakat bisa menikmati daging kurban di lingkungan masjid masing-masing,” ujarnya.












