RAJA AMPAT– Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Raja Ampat Tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 40 calon Paskibraka akan segera menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Raja Ampat, Apolos Bedes, S.IP, menjelaskan bahwa proses seleksi Paskibraka telah dimulai sejak Bulan Mei 2026 melalui tahapan seleksi yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
“Seleksi Paskibraka kami laksanakan pada bulan Mei. Dari hasil seleksi tersebut, kami mengirimkan enam peserta untuk mengikuti seleksi tingkat Provinsi Papua Barat Daya. Puji Tuhan, dari proses itu satu peserta asal Raja Ampat berhasil lolos mewakili Provinsi Papua Barat Daya ke tingkat nasional,” ujar Apolos. Rabu,(22/7/2026).

Ia mengatakan, satu peserta yang lolos ke tingkat Nasional tersebut telah resmi dilepas oleh Gubernur Papua Barat Daya untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka Nasional di Jakarta.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Raja Ampat karena kembali mampu mengirimkan putra daerah untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat nasional Tahun 2026.
Selain peserta yang lolos ke tingkat nasional, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat juga mengirimkan enam peserta mengikuti seleksi tingkat Provinsi Papua Barat Daya. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan lolos ke tingkat nasional, sementara lima peserta lainnya saat ini mengikuti pemusatan latihan di tingkat provinsi.
“Untuk lima peserta lainnya masih mengikuti pemusatan latihan di provinsi. Nantinya kami menunggu keputusan dari pemerintah provinsi. Apabila tidak ditugaskan di tingkat provinsi, mereka akan dikembalikan ke Raja Ampat dan akan memperkuat tim Paskibraka Kabupaten,” jelasnya.
Sementara itu, khusus untuk pelaksanaan Paskibraka tingkat Kabupaten Raja Ampat, sebanyak 40 peserta telah berada di Kota Waisai sejak 22 Juli 2026. Mereka akan memulai masa karantina sekaligus pemusatan pendidikan dan pelatihan mulai 23 Juli 2026.

Menurut Apolos, upacara pembukaan pemusatan latihan akan dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian pembinaan intensif bagi para calon Paskibraka.
Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembinaan fisik, mental, disiplin, wawasan kebangsaan, hingga latihan teknis pengibaran bendera agar mampu menjalankan tugas secara maksimal pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Dalam pelaksanaan pelatihan tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat kembali mempercayakan pembinaan kepada unsur Tentara Nasional Indonesia, khususnya TNI Angkatan Darat melalui Kodim 1805 Raja Ampat.
Selain itu, Kesbangpol juga berharap personel dari Yonif TP 863/Batalyon Baru Raja Ampat dapat turut dilibatkan sebagai bagian dari pasukan pengawal bendera guna memperkuat pelaksanaan upacara kenegaraan.
“Untuk tahun ini kami mempercayakan pelatih dari TNI Angkatan Darat yang melibatkan Kodim 1805 Raja Ampat. Kami juga berharap personel Yonif TP 863 dapat ikut terlibat sebagai pasukan pengawal bendera sehingga pelaksanaan upacara semakin baik dan khidmat,” katanya.

Apolos menambahkan, seluruh kebutuhan teknis penyelenggaraan Paskibraka Kabupaten Raja Ampat telah dipersiapkan secara menyeluruh. Mulai dari seragam Latihan, perlengkapan latihan, hingga kebutuhan penunjang lainnya telah tersedia dan siap digunakan.
“Persiapan tahun ini sudah 100 persen siap. Pakaian, perlengkapan, dan seluruh kebutuhan peserta sudah tersedia. Saat ini seluruh peserta ditampung di Gedung Wanita Waisai, dan mereka sedang menjalani pemeriksaan administrasi maupun pemeriksaan kesehatan terakhir sebelum memasuki masa karantina dan pelatihan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan berjalan lancar sehingga para calon Paskibraka mampu menampilkan performa terbaik pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Keberhasilan mengirimkan wakil hingga tingkat nasional juga diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Raja Ampat untuk terus berprestasi, meningkatkan disiplin, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Writer: Dony Kumuai












