
RAJA AMPAT – Ketua Generasi Muda Pejuang Hak Adat Papua (GEMPHA) Papua Barat Daya, Rojer Mambraku, meminta Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) agar segera membangun dan melengkapi fasilitas olahraga bagi generasi muda, khususnya di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat.
Menurut Rojer, hingga saat ini banyak pemuda di Waisai yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga, namun kesulitan mengembangkan kemampuan mereka karena keterbatasan sarana dan prasarana yang memadai. Ia menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan fasilitas olahraga yang dapat diakses masyarakat secara luas, seperti lapangan futsal, lapangan basket, serta berbagai fasilitas olahraga lainnya yang representatif.
“Minat anak-anak muda untuk berolahraga sebenarnya sangat tinggi. Namun, mereka masih terkendala fasilitas yang belum memadai. Pemerintah harus hadir untuk menyediakan ruang yang layak agar bakat mereka bisa berkembang,” kata Rojer. Melalui Saluran Telepon seluler, Selasa,(28/7/2026).
Rojer menjelaskan, saat ini memang terdapat beberapa lapangan futsal di Waisai. Namun, fasilitas tersebut merupakan milik swasta sehingga tidak semua kalangan dapat mengaksesnya dengan mudah.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah seharusnya membangun lapangan futsal sebagai fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat, terutama generasi muda.
“Kita memang memiliki Gedung Olahraga (GOR), tetapi gedung itu tidak bisa digunakan untuk semua cabang olahraga. Karena itu pemerintah juga harus menyediakan fasilitas olahraga lain di luar GOR agar kebutuhan para atlet maupun masyarakat dapat terpenuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rojer menilai pembangunan fasilitas olahraga bukan hanya bertujuan meningkatkan prestasi olahraga daerah, tetapi juga menjadi salah satu langkah strategis dalam membina karakter generasi muda.
Ia berharap tersedianya ruang-ruang olahraga yang memadai dapat menjadi wadah positif bagi para pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Jika fasilitas olahraga di Waisai terpenuhi, saya yakin angka kriminalitas maupun pergaulan bebas yang belakangan ini menjadi perhatian di Kabupaten Raja Ampat, khususnya di Kota Waisai, dapat ditekan. Pemuda akan memiliki aktivitas yang lebih positif untuk menyalurkan energi dan mengembangkan potensi mereka,” tegasnya.
Rojer berharap aspirasi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Raja Ampat sehingga pembangunan fasilitas olahraga dapat masuk dalam program prioritas daerah sebagai investasi jangka panjang bagi pembinaan generasi muda dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Raja Ampat.










