Stok Pertalite Habis di Waisai, Warga Menanti Kepastian Pasokan BBM

RAJA AMPAT – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, menjadi perhatian masyarakat.

Pasalnya, stok Pertalite dilaporkan habis sehingga menyulitkan pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat untuk mendapatkan bahan bakar.

Berdasarkan hasil pantauan jurnalis di sejumlah SPBU yang berada di wilayah Kota Waisai, Sabtu (31/10/2026), persediaan BBM jenis Pertalite tidak tersedia. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya warga yang setiap hari mengandalkan kendaraan bermotor sebagai sarana transportasi.

Sejumlah pengendara yang hendak mengisi bahan bakar terpaksa menghadapi kesulitan karena tidak dapat memperoleh Pertalite di tempat pengisian BBM yang didatangi.

Situasi ini tentu menjadi perhatian, mengingat BBM merupakan salah satu kebutuhan penting dalam menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di Waisai.

Bagi masyarakat, ketersediaan bahan bakar bukan sekadar persoalan pengisian kendaraan, melainkan juga berkaitan erat dengan kelancaran berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari kebutuhan transportasi, kegiatan perdagangan, pelayanan jasa, hingga mobilitas masyarakat yang memiliki kepentingan di dalam maupun luar wilayah Kota Waisai.

Apabila kondisi kekosongan stok berlangsung dalam waktu yang cukup lama, bukan tidak mungkin aktivitas masyarakat akan ikut terganggu. Terlebih, Waisai sebagai ibu kota Kabupaten Raja Ampat merupakan pusat pemerintahan, perdagangan, pelayanan publik, serta pintu masuk berbagai aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penyebab terjadinya kekosongan stok Pertalite, termasuk bagaimana kondisi distribusi dan kapan pasokan BBM tersebut kembali tersedia di SPBU.

Masyarakat tentu membutuhkan kepastian informasi agar dapat mengetahui kondisi ketersediaan bahan bakar dan mengantisipasi kebutuhan transportasi mereka.

Di sisi lain, transparansi informasi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan dan distribusi BBM dinilai penting untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Baca Juga  Dinas Perikanan Raja Ampat Sosialisasikan Kartu e-Kusuka: Identitas Digital Multiguna untuk Nelayan

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait guna memperoleh keterangan resmi mengenai penyebab habisnya stok Pertalite, kondisi pasokan, serta kepastian waktu pendistribusian kembali BBM jenis tersebut ke sejumlah SPBU di Kota Waisai.

Redaksi akan terus berupaya memperbarui informasi setelah memperoleh penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait.

Masyarakat berharap ketersediaan Pertalite di Waisai dapat segera normal kembali sehingga kebutuhan transportasi dan aktivitas ekonomi warga kembali Normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *