KONAS XIX FK-PKB PGI di Raja Ampat Ditutup, Pemkab Dorong Gagasan Diterapkan di Daerah

RAJA AMPAT — Konsultasi Nasional (KONAS) XIX Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (FK-PKB PGI) di Raja Ampat resmi berakhir. Forum yang berlangsung selama tiga hari itu ditutup di pelataran Gereja Alfa Omega Waisai, Jumat (11/9/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Raja Ampat, Yusuf Salim, mengatakan pelaksanaan KONAS di Raja Ampat tidak sekadar menjadi pertemuan organisasi, tetapi diharapkan menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan dalam pelayanan gereja maupun kehidupan sosial di daerah masing-masing.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan di Waisai.

Menurutnya, tema KONAS XIX, “Bapak yang Berakar dan Keluarga yang Berbuah”, tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi perlu menjadi refleksi sekaligus pedoman dalam menjalankan peran kaum bapak di tengah keluarga dan masyarakat.

“Tema ini bukan hanya rangkaian kata, tetapi menjadi pedoman yang terpatri dalam hati kita masing-masing dan menjadi pegangan dalam setiap langkah kehidupan,” ujar Yusuf.

Ia berharap hasil konsultasi selama tiga hari dapat melahirkan gagasan dan inovasi yang memberi dampak nyata bagi pelayanan, keluarga, serta kehidupan sosial di daerah asal para peserta.

“Kami berharap seluruh hasil konsultasi ini tidak berhenti di Raja Ampat, tetapi dapat dibawa pulang dan diterapkan sesuai kebutuhan di daerah masing-masing,” katanya.

Yusuf juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun penyambutan peserta.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Raja Ampat, kami memohon maaf apabila selama berada di Waisai terdapat kekurangan,” ujarnya.

Rangkaian penutupan kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang dipimpin Pendeta Yandi Manobe, S.Th.

Baca Juga  Pelantikan Wakil Ketua III DPRK Raja Ampat, Bupati Tekankan Kepentingan Rakyat dan Sinergi Pemerintah