RAJA AMPAT — Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah. Salah satunya melalui penerapan metode GASING (Gampang, Asik, dan Menyenangkan) bagi guru dan siswa di Kabupaten Raja Ampat.
Kegiatan pembelajaran dan pelatihan metode GASING tersebut berlangsung selama 10–29 September 2026 dan secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya Djon Ayorbaba, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat Herman Frans Soor, Koordinator GASING Provinsi Papua Barat Daya, para trainer dari Surya Institute, serta guru dan siswa dari berbagai sekolah, khususnya di wilayah Waisai.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya, Djon Ayorbaba, mengatakan pelaksanaan program metode GASING di Raja Ampat merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa sekaligus memperkuat kapasitas para guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih mudah dan menyenangkan.
Menurutnya, program tersebut merupakan kali kedua dilaksanakan di Raja Ampat. Kegiatan tahun ini melibatkan sekitar 96 siswa SD dan SMP serta 48 guru SD dan SMP.
“Dalam program ini kami bekerja sama dengan para trainer dari Surya Institute untuk melaksanakan pembelajaran metode GASING, khususnya pelajaran matematika,” ujar Djon.
Ia menjelaskan, program metode GASING dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat Daya. Pemerintah provinsi terus mendorong agar daerah-daerah yang belum melaksanakan program tersebut dapat segera memperoleh kesempatan yang sama.
Djon menilai matematika masih menjadi salah satu mata pelajaran yang dianggap sulit dan bahkan menakutkan oleh sebagian siswa. Kondisi tersebut, kata dia, salah satunya dipengaruhi oleh lemahnya pemahaman terhadap dasar-dasar berhitung.

“Tujuan kita supaya anak-anak tidak lagi takut terhadap matematika. Ada anak-anak yang tidak serius belajar karena dasar-dasar matematika belum mereka kuasai, sehingga menjadi persoalan dalam perkembangan pendidikan mereka ke depan,” jelasnya.
Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya berupaya menghadirkan metode pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami matematika secara bertahap, logis, dan menyenangkan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak kita di Papua Barat Daya semakin pandai, cerdas, dan mampu memahami pelajaran matematika dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Raja Ampat Mansyur Syahdan dalam sambutannya mengatakan peningkatan mutu pendidikan dasar merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Menurutnya, salah satu tantangan yang perlu dijawab bersama adalah meningkatkan kemampuan berhitung anak-anak, terutama pada jenjang pendidikan dasar.
Ia berharap matematika tidak lagi dipandang sebagai pelajaran yang menakutkan, tetapi menjadi mata pelajaran yang disenangi dan dinantikan oleh siswa.
“Metode GASING, yang merupakan singkatan dari Gampang, Asik, dan Menyenangkan, hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut,” kata Mansyur.
Ia menjelaskan, metode GASING dikenal sebagai pendekatan pembelajaran matematika yang sederhana namun efektif. Konsep berhitung diajarkan secara logis dan bertahap sehingga siswa dapat memahami matematika dengan cara yang menyenangkan, tanpa harus bergantung pada hafalan rumus secara kaku.
Mansyur juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya yang telah menginisiasi pelaksanaan pelatihan metode GASING di Kabupaten Raja Ampat.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dalam pemerataan akses pendidikan.
“Kepada Bapak dan Ibu guru peserta pelatihan, saya berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat diserap dengan baik dan diterapkan secara konsisten di ruang-ruang kelas,” ujarnya.

Ia menegaskan, guru memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan penerapan metode pembelajaran tersebut. Sebab, metode pembelajaran yang baik akan memberikan dampak nyata apabila diterapkan secara konsisten oleh guru di dalam kelas.
“Guru adalah kunci utama keberhasilan metode ini. Di tangan gurulah metode sebaik apa pun akan hidup dan memberikan manfaat nyata bagi anak didik,” katanya.
Kepada para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut, Mansyur berpesan agar menjadikan pelatihan metode GASING sebagai momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap matematika.
“Percayalah bahwa berhitung itu gampang, asik, dan menyenangkan apabila dipelajari dengan cara yang tepat dan penuh semangat,” pesannya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 29 September 2026 tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi guru maupun siswa, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Raja Ampat.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, kata Mansyur, akan terus mendukung berbagai program peningkatan kualitas pendidikan yang dapat memperkuat kemampuan dasar siswa dan mempersiapkan generasi muda Raja Ampat menghadapi tantangan di masa depan.












