RAJA AMPAT – Masyarakat Kampung Kapadiri, Distrik Supnin, Kabupaten Raja Ampat, meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk merehabilitasi pasar kampung yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, khususnya para mama Papua yang menjajakan hasil kebun dan berbagai kebutuhan masyarakat saat kapal perintis bersandar di pelabuhan Kapadiri. Sabtu,(11/6/2026).
Salah satu tokoh masyarakat Kampung Kapadiri, Alexander Kein, mengatakan kondisi pasar yang ada saat ini sudah membutuhkan perbaikan agar dapat memberikan kenyamanan bagi para pedagang maupun pembeli.
Menurutnya, pasar tersebut memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat kampung. Setiap kali kapal perintis masuk ke Pelabuhan Kapadiri, para mama Papua memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjual berbagai hasil kebun, hasil laut, dan kebutuhan lainnya kepada penumpang maupun warga sekitar.

“Pasar ini digunakan masyarakat untuk berjualan. Ketika kapal masuk, mama-mama datang berjualan di sini. Pasar ini pertama kali dibangun menggunakan dana kampung, sehingga kami berharap pemerintah daerah dapat membantu melakukan rehabilitasi agar kondisinya lebih baik dan layak digunakan,” ujar Alexander saat di temui di Kapadiri Jumat 11 Juli 2026 lalu.
Ia menjelaskan, keberadaan pasar kampung tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Karena itu, fasilitas yang memadai sangat dibutuhkan agar aktivitas perdagangan dapat berjalan dengan lancar.
Selain meminta rehabilitasi bangunan pasar, masyarakat juga berharap adanya dukungan dari dinas terkait untuk membantu penyediaan sarana penunjang bagi para pedagang, khususnya mama Papua yang setiap hari berjualan di kawasan pelabuhan.
“Kami juga meminta perhatian pemerintah melalui dinas terkait agar dapat membantu mama-mama Papua dengan fasilitas pendukung seperti tenda dan meja jualan. Dengan adanya fasilitas tersebut, mereka bisa berjualan dengan lebih nyaman dan tertata,” katanya.

Selama ini, para mama Papua di Kampung Kapadiri memanfaatkan area sekitar pelabuhan sebagai lokasi berjualan ketika kapal perintis sandar. Aktivitas tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan utama bagi banyak keluarga di kampung tersebut.
Namun, keterbatasan fasilitas membuat para pedagang sering menghadapi berbagai kendala, terutama saat cuaca panas maupun hujan. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kenyamanan pedagang dan pembeli serta mengurangi daya tarik pasar bagi penumpang kapal yang datang.
Warga berharap pemerintah daerah dapat melihat kebutuhan tersebut sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kampung. Dukungan terhadap pasar rakyat dan Mama mama Papua dinilai akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal di wilayah pesisir Raja Ampat.
Masyarakat Kapadiri optimistis bahwa dengan adanya rehabilitasi pasar serta bantuan fasilitas penunjang bagi pedagang, aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga kampung di masa mendatang.
Writer: Dony Kumuai












