RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Raja Ampat yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (24/7/2026).
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Raja Ampat, mewakili Ketua Mabicab.
Dalam sambutannya, Mansyur Syahdan mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas keberangkatan putra-putri terbaik Raja Ampat untuk mewakili daerah pada ajang pertemuan Pramuka terbesar di Indonesia tersebut.

Ia menegaskan bahwa para peserta tidak hanya membawa nama pribadi maupun sekolah, tetapi juga membawa nama besar Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, beserta harapan masyarakat.
“Hari ini kalian bukan sekadar menempuh perjalanan ribuan kilometer dari tanah seribu pulau menuju Cibubur. Kalian membawa nama besar Raja Ampat, membawa semangat bahari, dan membawa harapan seluruh masyarakat kabupaten ini,” ujarnya.
Menurut Mansyur, Raja Ampat dikenal dunia karena kekayaan alam dan keindahan bawah lautnya. Namun, citra daerah tersebut juga harus dibangun melalui kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan.
Ia mengajak seluruh peserta menunjukkan bahwa generasi muda Raja Ampat tidak hanya tangguh di laut, tetapi juga unggul dalam kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, serta semangat gotong royong yang menjadi nilai dasar Gerakan Pramuka.

Lebih lanjut, wakil bupati Mansyur menyampaikan bahwa Jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, melainkan wahana pendidikan karakter yang mempertemukan ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia untuk belajar, bertukar budaya, memperluas wawasan, serta mempererat persaudaraan.
“Jadikan setiap tantangan di Cibubur sebagai kesempatan untuk bertumbuh. Jangan takut lelah dan jangan takut menghadapi tantangan. Di balik setiap proses itulah karakter pemimpin masa depan ditempa,” pesannya.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa memegang teguh nilai-nilai Pramuka dengan menjunjung tinggi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta mengamalkan motto Gerakan Pramuka, ‘Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.’
Kepada para pembina dan pendamping, Wakil Bupati Mansyur, menitipkan agar seluruh anggota kontingen mendapat pendampingan dan perlindungan selama mengikuti kegiatan hingga kembali ke Raja Ampat dengan selamat serta membawa pengalaman dan prestasi yang membanggakan.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta.

“Laut boleh memisahkan pulau, tapi semangat tidak pernah mengenal jarak. Melangkahlah dengan bangga, sebab di pundak kalian ada seribu pulau yang menitipkan harapan. Pergilah sebagai putra-putri Raja Ampat, dan pulanglah sebagai pemimpin masa depan.”
Sementara itu, Ketua Kontingen Jamnas XII Kwarcab Raja Ampat, Frans Mandobar, dalam laporannya menjelaskan bahwa keikutsertaan kontingen Raja Ampat mengacu pada berbagai regulasi Gerakan Pramuka, di antaranya Surat Keputusan Kwartir Nasional Nomor 165 Tahun 2025 tentang Jambore Nasional XII Tahun 2026, serta petunjuk teknis penyelenggaraan Jamnas XII Tahun 2026.
Frans menjelaskan, Jambore Nasional XII akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan” dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.”
Kontingen Raja Ampat terdiri atas 47 orang, meliputi 28 peserta, 2 pendamping, 2 tenaga medis, 1 Pinkoncab, 2 petugas setting Buper, 3 anggota Dewan Kerja, serta 11 personel pendukung.

Para peserta berasal dari sejumlah gugus depan di Kabupaten Raja Ampat, yaitu SMP Negeri 19 Raja Ampat, MTs Darussalam Lilinta, SMP YPK Alfa Omega, SMP Negeri 14 Waigeo Barat, SMP Negeri 21 Raja Ampat, SMP IT Al-Ikhlas Raja Ampat, SD Negeri 23 Raja Ampat, dan SD Muhammadiyah 02 Raja Ampat.
Frans menambahkan, seluruh pembiayaan keberangkatan kontingen bersumber dari hibah Pemerintah Kabupaten Raja Ampat sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat selaku Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Raja Ampat, Ketua Kwarcab Raja Ampat, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pembina dan pendamping Pramuka, serta seluruh peserta kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol dukungan dan semangat bagi kontingen yang akan membawa nama harum Raja Ampat di tingkat nasional.
Writer: Agustinus Guntur












