RAJA AMPAT – Komando Distrik Militer (Kodim) 1805/Raja Ampat menggelar pelatihan pengoperasian mobil pemadam kebakaran (Damkar) bekerja sama dengan personel Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Bandara Marinda Waisai. Kegiatan yang berlangsung di Makodim 1805/Raja Ampat, Jumat (24/7/2026), ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan personel menghadapi situasi darurat kebakaran.
Pelatihan tersebut difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis prajurit dalam mengoperasikan kendaraan pemadam kebakaran, menggunakan berbagai peralatan pemadam, memahami prosedur keselamatan, hingga melakukan penanganan awal saat terjadi kebakaran. Selama kegiatan, instruktur dari PKP-PK Bandara Marinda Waisai memberikan pembekalan secara menyeluruh melalui sesi teori dan praktik lapangan.
Materi yang diberikan meliputi pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan, pengoperasian sistem pompa, penggunaan nozzle, hingga teknik penyemprotan air yang efektif untuk memadamkan api.

Para peserta tampak mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan antusias. Mereka juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung pengoperasian mobil Damkar di bawah pendampingan instruktur berpengalaman sehingga mampu memahami prosedur kerja secara tepat dan aman.
Dandim 1805/Raja Ampat mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat di wilayah Kabupaten Raja Ampat.
Menurutnya, kemampuan mengoperasikan mobil pemadam kebakaran menjadi kompetensi penting bagi personel TNI, terutama dalam memberikan bantuan kepada masyarakat ketika terjadi musibah kebakaran maupun bencana lainnya.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel Kodim 1805/Raja Ampat dalam mengoperasikan mobil pemadam kebakaran sehingga siap memberikan bantuan secara cepat, tepat, dan profesional apabila terjadi musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Raja Ampat,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, sinergi antara Kodim 1805/Raja Ampat dan PKP-PK Bandara Marinda Waisai menjadi bentuk kolaborasi yang positif dalam memperkuat sistem penanggulangan keadaan darurat di daerah. Kerja sama lintas instansi dinilai sangat penting untuk memastikan respons cepat terhadap setiap potensi bencana maupun insiden kebakaran.
Selain meningkatkan kemampuan teknis personel, pelatihan tersebut juga menjadi sarana mempererat koordinasi antarlembaga sehingga proses penanganan keadaan darurat dapat dilakukan secara terpadu, efektif, dan profesional.
Kodim 1805/Raja Ampat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan kemampuan personel sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh personel semakin siap menghadapi berbagai situasi darurat serta mampu memberikan pelayanan dan bantuan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Raja Ampat, khususnya dalam penanganan kebakaran dan kondisi kedaruratan lainnya.
Writer: Dony Kumuai












