RAJA AMPAT – Dinas Kebakaran, Penyelamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat Daya menggelar simulasi penanganan kebakaran dan non kebakaran di halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah para peserta menerima materi sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran. Simulasi dilakukan sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah diberikan sekaligus mengukur tingkat kesiapsiagaan dan respons peserta dalam menghadapi situasi darurat.
Pada simulasi penanganan kebakaran, peserta mempraktikkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api yang berasal dari dua media drum yang telah disiapkan sebagai sumber api latihan. Selain menggunakan APAR, peserta juga diperkenalkan dengan metode pemadaman sederhana menggunakan karung goni basah yang dapat dimanfaatkan dalam kondisi darurat.

Sementara itu, dalam simulasi penanganan non kebakaran, peserta diberikan pelatihan penanganan dan evakuasi satwa liar berupa dua ekor ular tidak berbisa. Simulasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman petugas damkar dan masyarakat terhadap langkah-langkah yang aman dalam menghadapi gangguan satwa yang kerap ditemukan di lingkungan permukiman.
Melalui simulasi tersebut, Dinas Kebakaran, Penyelamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat Daya berharap peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan dasar yang dapat diterapkan saat menghadapi kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya di lingkungan masing-masing.












