Salat Idul Adha 1447 H di Waisai Dipusatkan di Masjid Agung Nurul Yaqin

RAJA AMPAT – Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Waisai akan dipusatkan di Masjid Agung Nurul Yaqin Waisai pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat bersama yang berlangsung di Aula Babusalam, Kompleks Masjid Agung Nurul Yaqin Waisai, Senin (25/5/2026). Rapat dihadiri Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Raja Ampat, Majelis Ulama Indonesia, Polres Raja Ampat, Kodim 1805/Raja Ampat, Pos AL, serta pimpinan organisasi masyarakat Islam di Kota Waisai.

Selain menetapkan lokasi Salat Idul Adha, rapat juga menyepakati pelaksanaan pawai takbiran keliling Kota Waisai yang akan digelar pada malam Idul Adha.

Rute takbiran dimulai dari depan Masjid Agung Nurul Yaqin Waisai menuju jalan utama, melintasi Tugu Selamat Datang, Pelabuhan Waisai, kemudian setelah Puskesmas Waisai belok kiri mengikuti Jalan Yos Sudarso menuju Pos AL dan Masjid Nurul Bahri Kimindores.

Rombongan selanjutnya bergerak menuju pintu masuk WTC, belok kiri ke arah perempatan Tugu Toko Haslin, kemudian belok kanan menuju Penginapan Imelda. Dari lokasi tersebut peserta melanjutkan perjalanan menuju Tugu Tifa Pos Lantas, belok kanan ke arah Kantor Bupati Raja Ampat, lalu belok kiri melewati Taman Tahura menuju Perumahan 10.

Rute kemudian dilanjutkan ke arah SD Katolik, belok kiri masuk Perumahan 100, melewati Jembatan Kobeoser menuju kembali ke Tugu Tifa Pos Lantas dan berakhir di Masjid Agung Nurul Yaqin Waisai sebagai titik finish.

Ketua PHBI Raja Ampat, Sawaluddin Taesa, mengatakan bahwa penetapan lokasi salat Idul Adha dan rute takbiran merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh unsur yang hadir dalam rapat.

“Alhamdulillah, kami juga sudah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari pembersihan Masjid Agung Waisai hingga memastikan fasilitas tempat wudu memadai, sehingga jamaah dapat melaksanakan salat dengan khusyuk,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Raja Ampat Lepas Pawai Takbiran di Waisai, Ribuan Warga Sambut Idulfitri dengan Tertib dan Khidmat

Ia juga mengimbau seluruh pengurus masjid se-Kota Waisai agar segera melapor kepada PHBI apabila belum mendapatkan jatah hewan kurban. Hal tersebut dilakukan agar distribusi hewan kurban dapat dilakukan secara merata kepada seluruh masjid.

“Kita ingin semua dibagi rata agar seluruh masjid mendapat jatah hewan kurban. Sementara untuk wilayah di luar Kota Waisai, khususnya bantuan dari Pemerintah Daerah, sebagian besar sudah tersalurkan,” pungkasnya.