RAJA AMPAT – Kejuaraan bola voli pantai tingkat Asia, AVC Beach Tour Raja Ampat 2026, resmi ditutup dengan meriah di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kamis.(9/4/2026).
Turnamen bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik Asia dan Oseania ini ditutup melalui partai final kategori putra dan putri yang berlangsung sengit dan disaksikan ribuan penonton.
Pada kategori putra, partai final mempertemukan dua tim kuat asal Australia, yakni Australia 2 melawan Australia 3. Pertandingan berlangsung ketat, namun pasangan Thomas Hodges dan Ben Hood dari Australia 2 berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan permainan solid dan konsisten.
Sementara itu, di kategori putri, laga final mempertemukan Jepang 1 menghadapi Australia 2. Pasangan Asami Shiba dan Reka Murakami dari Jepang tampil dominan dan berhasil mengamankan gelar juara setelah mengalahkan lawannya dengan permainan yang impresif.
Seremoni penutupan kejuaraan berlangsung khidmat dengan upacara resmi serta sambutan dari Direktur Pengawas Pertandingan AVC yang menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen di destinasi wisata kelas dunia tersebut.

Raja Ampat dinilai mampu menjadi tuan rumah yang baik, baik dari sisi teknis pertandingan maupun dukungan masyarakat.
Usai seremoni penutupan, acara dilanjutkan dengan penyerahan medali kepada para juara di masing-masing kategori.
Momen ini menjadi puncak penghargaan atas perjuangan para atlet selama mengikuti kompetisi.
Adapun hasil lengkap AVC Beach Tour Raja Ampat 2026 adalah sebagai berikut:
Kategori Putra:
Juara 1: Thomas Hodges / Ben Hood (Australia 2)
Juara 2: Stefanie Fejes / Jamine Ranner (Australia 3)
Juara 3: Bintang Akbar / Efendi Sofyan (Indonesia)
Kategori Putri:
Juara 1: Asami Shiba / Reka Murakami (Jepang)
Juara 2: Stevanie Kages / Jasmine Reiner (Australia)
Juara 3: Shaunna Polley / Olivia Macdonald (Selandia Baru).
Wakil Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Slamet Riyadi, menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen ini berjalan sukses meskipun menghadapi sejumlah tantangan di tahap persiapan.
“Event ini sukses, meskipun persiapannya agak lambat karena banyak hari libur. Namun berkat kerja sama yang baik antara panitia lokal Raja Ampat, PBVSI, dan AVC, akhirnya kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kualitas pertandingan sangat baik dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap promosi pariwisata Raja Ampat ke tingkat global.
“Penonton sangat banyak, kualitas pertandingan bagus. Ke depan, melalui voli pantai, pariwisata Raja Ampat diharapkan semakin dikenal dunia,” tambahnya.
Penutupan AVC Beach Tour Raja Ampat 2026 tidak hanya menandai berakhirnya kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempromosikan Raja Ampat sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia di mata internasional.
Writer: Dony Kumuai












