Gereja Katolik Gandeng RSUD Raja Ampat Gelar Sosialisasi dan Pengobatan Gratis,  Puluhan Umat Periksa Kolesterol hingga Gigi

Puluhan Umat Katolik Waisai, Raja Ampat mengikut pemeriksaan keseharan gratis di Pendopo Gereja Katolik Waisai, Raja Ampat, Sabtu (14/3/2025). Sosialisasi dan Pengobatan Gratis tersebut digagas Panitia Hari Besar Gereja (PHBG) bekerja sama dengan RSUD Raja Ampat/Foto: Agustinus Guntur/RajaAmpatNews
Puluhan Umat Katolik Waisai, Raja Ampat mengikut pemeriksaan keseharan gratis di Pendopo Gereja Katolik Waisai, Raja Ampat, Sabtu (14/3/2025). Sosialisasi dan Pengobatan Gratis tersebut digagas Panitia Hari Besar Gereja (PHBG) bekerja sama dengan RSUD Raja Ampat/Foto: Agustinus Guntur/RajaAmpatNews

WAISAI, RajaAmpatNews – Gereja Katolik Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Raja Ampat) menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan sekaligus pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi umat. Kegiatan tersebut berlangsung di pendopo Gereja Katolik Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang digagas oleh Panitia Hari Besar Gereja (PHBG) ini mengusung tema “Kesehatan adalah Hubungan Anda dengan Tubuh Anda”, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sekaligus memberikan pelayanan kesehatan dasar secara langsung kepada umat dan masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah dokter dan tenaga kesehatan terlibat aktif, termasuk dokter umum dan dokter gigi dari RSUD Raja Ampat yang memberikan pelayanan medis kepada para peserta.

Sosialisasi dan pengobatan gratis ini diikuti berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa hingga para lanjut usia. Peserta tidak hanya berasal dari umat Gereja Katolik Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai, tetapi juga melibatkan para pelajar dari SMP YPPK Santa Maria Regina Waisai.

Beragam layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kolesterol, gula darah, asam urat, pengambilan sampel darah, konsultasi kesehatan umum, hingga pemeriksaan dan pengobatan gigi.

Panitia pelaksana kegiatan, Hendrik Susanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut, terutama para dokter dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan kesehatan bagi umat.

“Hari ini Gereja Katolik menyelenggarakan sosialisasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kami mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan tenaga kesehatan yang sudah hadir bersama-sama melayani umat. Selain pemeriksaan kesehatan seperti kolesterol, gula darah, dan lainnya, kami juga menyediakan pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi bagi umat serta para pelajar yang hadir,” ujarnya.

Sementara itu dokter Jenny Mirino yang turut memberikan pelayanan kesehatan menjelaskan bahwa sebagian besar keluhan yang ditemukan dalam pemeriksaan berasal dari kelompok lanjut usia.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan, kasus yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi. Sedangkan dari pemeriksaan darah, yang cukup dominan adalah asam urat. Keluhan ini umumnya dialami oleh para lansia. Selain itu, juga ditemukan beberapa kasus gula darah tinggi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau umat yang mengikuti pemeriksaan tersebut, khususnya yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi atau diabetes, agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Harapannya bagi umat, terutama yang memiliki riwayat penyakit seperti darah tinggi, sebaiknya melakukan pemeriksaan secara rutin, paling tidak sebulan sekali agar kondisi kesehatan tetap terkontrol,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Gereja Katolik Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai bersama RSUD Raja Ampat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam membangun masyarakat yang lebih sehat di Kabupaten Raja Ampat.

Writer: Agustinus Guntur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *