RAJA AMPAT – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar Halal Bihalal bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pari Convention Center ini menjadi ajang silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Mengusung tema “Saatnya Menata Hati, Menyatu dalam Harmoni untuk Raja Ampat yang Madani”.
Dalam sambutan Bupati Raja Ampat yang dibacakan Wakil Bupati Mansur Syahdan, ditegaskan bahwa Halal Bihalal merupakan momentum penting untuk membersihkan hati dari ego dan prasangka yang dapat merusak kebersamaan. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak akan kokoh tanpa fondasi persatuan yang kuat di antara seluruh elemen masyarakat.
“Menata hati berarti kita berkomitmen menjauhkan diri dari ego, prasangka, dan segala hal yang melemahkan persatuan. Tidak ada pembangunan yang kokoh jika hati para pembangunnya retak,” ujar Mansur.
Ia juga mengingatkan bahwa Raja Ampat bukan hanya dikenal karena keindahan alamnya yang mendunia, tetapi juga karena keberagaman masyarakatnya yang hidup dalam harmoni. Menurutnya, kekuatan utama daerah ini terletak pada persatuan ASN, TNI, Polri, dan masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama.
“Bersatu, kita adalah karang. Bercerai, kita adalah buih lautan. Jangankan oleh badai, oleh angin semilir saja kita bisa hancur berantakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat, baik yang berada di kota maupun kampung-kampung dan pulau-pulau, untuk menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai titik balik dalam membangun semangat kebersamaan. Ia mengimbau agar setiap perbedaan disikapi dengan bijak dan digantikan dengan semangat kolaborasi.
“Kita pulangkan dendam dan amarah, lalu kita gantikan dengan semangat kebersamaan dan kerja sama untuk membangun Raja Ampat yang lebih baik,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat melalui Bupati dan Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, sebagai bagian dari makna Idul Fitri yang mengedepankan keikhlasan dan saling memaafkan.












