Representasi Adat Menguat: DPRK Raja Ampat Sambut Lima Anggota Baru

Waisai, RajaAmpatNews — Suasana khidmat menyelimuti ruang sidang Paripurna DPRK Raja Ampat pada Senin (24/11/2025), ketika lima tokoh adat dan perwakilan wilayah secara resmi dikukuhkan sebagai anggota DPRK Raja Ampat jalur pengangkatan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Sorong, Helmin Somalay, S.H., M.H., melalui pengucapan sumpah dan janji dalam Rapat Paripurna Istimewa.

Pelantikan tersebut mengacu pada SK Gubernur Papua Barat Daya Nomor 100.3.3.1/212/XI/2025, yang menetapkan lima figur terpilih untuk memperkuat unsur keterwakilan adat dan wilayah dalam lembaga legislatif periode 2024–2029.

Lima anggota DPRK yang resmi dilantik antara lain:

1. Wolter Gaman, Suku Ambel Maya (Dapil Raja Ampat 1)

2. Badarudin Mayalibit, Suku Maya Klanafat (Dapil Raja Ampat 2)

3. Oktovina Hamui, Suku Matbat (Dapil Raja Ampat 3)

4. Zeth Demas Sauyai, Suku Betew Kafdarun (Dapil Raja Ampat 4)

5. Markus S. Umpes, Suku Usba–Wardo (Dapil Raja Ampat 5)

Ketua DPRK Raja Ampat, Muhammad Taufik Sarasa, S.T., menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya terhadap kelima anggota baru tersebut. Ia menegaskan bahwa mekanisme jalur pengangkatan merupakan amanat konstitusi untuk memastikan suara masyarakat adat tidak tersisih dalam proses pembangunan.

“Kehadiran lima anggota DPRK ini bukan hanya melengkapi formasi, tetapi memperkuat jembatan antara masyarakat adat dan kebijakan daerah. Mari kita bangun Raja Ampat dengan semangat persatuan, integritas, dan tanggung jawab,”ujarnya.

Dengan dilantiknya kelima perwakilan ini, DPRK Raja Ampat kini resmi lengkap dan siap menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran demi percepatan pembangunan daerah kepulauan yang menjadi ikon pariwisata dunia ini.

Acara pelantikan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Bupati Raja Ampat, unsur Forkopimda, serta seluruh pimpinan dan anggota DPRK Raja Ampat, menandai momentum penting dalam perjalanan pemerintahan daerah lima tahun ke depan.

Writer: Aditya Nugroho II Editor : Petrus Rabu