WAISAI, RajaAmpatNews – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh terhadap peran strategis generasi muda gereja dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau saat membuka Kongres II Forum Generasi Muda Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, yang berlangsung di Kota Waisai, Senin (10/11/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengawali dengan salam lintas iman sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman di Tanah Papua. Ia menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas terselenggaranya kegiatan bersejarah ini yang menjadi momentum penting bagi pemuda GKI untuk meneguhkan semangat pelayanan dan memperkuat peran mereka dalam menghadapi perubahan zaman.
“Kongres ini bukan hanya forum organisasi, tetapi ruang strategis untuk meneguhkan peran pemuda GKI dalam menghadapi tantangan perubahan zaman, serta memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan gereja, masyarakat, dan daerah,” ungkapnya.
Wakil Gubernur menegaskan bahwa pemuda bukan sekadar masa depan, tetapi juga kekuatan hari ini. Dalam era transformasi digital dan perubahan sosial yang cepat, pemuda gereja dituntut menjadi agen pembaruan yang membawa terang dan harapan bagi sesama.
“Saya percaya, generasi muda GKI memiliki tiga kekuatan besar: kekuatan iman sebagai fondasi moral, kekuatan kreativitas yang melahirkan inovasi, dan kekuatan solidaritas yang menyatukan kita sebagai satu tubuh Kristus,” katanya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen mendukung peran generasi muda dalam bidang pendidikan, kewirausahaan, kreativitas, pelayanan sosial, hingga digitalisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Raja Ampat Orideko I Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev, melalui Wakil Bupati Drs. Mansyur Syahdan, M.Si, turut memberikan sambutan hangat kepada seluruh peserta kongres.
“Pertama-tama marilah kita memanjatkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan sehingga kita dapat hadir pada pembukaan Kongres II Forum Generasi Muda Gereja Kristen Injili di Tanah Papua yang diselenggarakan di Kabupaten Raja Ampat,” ujarnya.
Wakil Bupati, mewakili pemerintah dan masyarakat Raja Ampat, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta kongres di Bumi Bahari Raja Ampat. Ia menilai, kehadiran para pemuda gereja membawa berkat dan semangat baru bagi daerah ini.
“Generasi muda adalah harapan dan masa depan gereja. Sebagaimana tertulis dalam 1 Timotius 4:12 — Janganlah seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu, dan dalam kesucianmu. Kongres ini adalah momentum berharga untuk membangun karakter, memperkuat iman, dan merajut persaudaraan sesama pemuda Kristen,” katanya.
Ia menilai tema dan agenda kongres sangat relevan dengan tantangan zaman — mulai dari kemajuan teknologi, pergeseran nilai-nilai, hingga derasnya arus globalisasi. Karena itu, ia mendorong agar pemuda gereja menjadi generasi yang kuat dalam iman, kokoh dalam karakter, dan tangguh menghadapi setiap ujian kehidupan.

“Raja Ampat dengan keindahan alamnya adalah saksi bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan sempurna. Begitu pula dengan kehidupan kita, jika diserahkan sepenuhnya kepada-Nya, akan menghasilkan buah yang indah dan bermakna,” lanjutnya.
Bupati melalui wakilnya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mendukung penuh setiap kegiatan yang membangun spiritualitas dan karakter generasi muda. Pembangunan sejati, katanya, bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan mental, moral, dan spiritual yang akan melahirkan pemimpin berintegritas.
“Kepada seluruh peserta kongres, manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, berdoa, dan bersekutu. Bawalah pulang semangat baru untuk melayani gereja dan masyarakat. Jadilah berkat bagi sesama, sebagaimana Kristus telah menjadi berkat bagi kita semua,” tutupnya.
Momentum Kebangkitan Pemuda Gereja Papua
Kegiatan pembukaan Kongres II Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua turut dihadiri Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Wakil Ketua III Sinode GKI, Sekretaris Sinode, Wakil Ketua Klasis GKI Sorong, Sesepuh GKI Bernad Sagrim, serta Koordinator Wilayah dari enam wilayah GKI di Tanah Papua.
Turut hadir pula Bupati Sorong Selatan, Bupati Raja Ampat, Wakil Wali Kota Sorong, Wakil Bupati Maybrat, Kapolda Papua Barat Daya yang diwakili oleh Karo SDM Polda Papua Barat Daya, Anggota DPRP dan MRP Papua Barat Daya, serta unsur Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya dan Kabupaten Raja Ampat.

Kongres II Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua menjadi momentum penting bagi kebangkitan dan konsolidasi pemuda gereja dalam membangun kehidupan rohani dan sosial masyarakat Papua yang berlandaskan kasih Kristus — menuju Papua yang beriman, berdaya, dan berkarakter.
Kongres yang berlangsung hingga 12 November 2025 tersebut diikuti pengurus DPP, DPW dan DPC FGM GKI di tanah Paoua.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu













