RAJA AMPAT – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Raja Ampat tahun 2026 semakin terasa dengan digelarnya lomba Yospan Berjalan atau Yosim Pancar berjalan, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) itu secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Raja Ampat, Yusuf Salim.
Sebanyak 11 kelompok peserta ambil bagian dalam lomba budaya tersebut. Start dimulai dari kawasan Pantai WTC dan berakhir di halaman Kantor Bupati Raja Ampat, dengan ribuan warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan penampilan para peserta.
Yospan berjalan merupakan tari kreasi khas Papua yang dipadukan dengan gerakan berjalan atau berbaris. Selain menjadi hiburan rakyat dalam rangka perayaan HUT daerah, kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian budaya Papua yang sarat nilai persaudaraan, kebersamaan, dan kekompakan tim.

Sepanjang perjalanan, para peserta menampilkan rangkaian gerakan tari khas Yospan secara energik dan dinamis tanpa henti. Gerakan seperti Seka, Pacul Tiga, Gale-gale, Jef, hingga Pancar ditampilkan secara kompak dengan iringan musik yang membakar semangat penonton.
Tidak hanya menonjolkan teknik dan kekompakan, peserta juga dituntut mampu membangun interaksi dengan masyarakat di sepanjang jalan. Senyum, sapaan, hingga gerakan atraktif menjadi daya tarik tersendiri yang membuat suasana kota Waisai semakin meriah.
Sebagai tarian pergaulan khas Papua, Yospan dikenal melambangkan persahabatan dan kebersamaan. Melalui lomba ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap budaya lokal tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda, sekaligus menjadi bagian dari identitas daerah yang membanggakan.












