WAISAI – Turnamen Shekinah Futsal Competition 2026 resmi dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Waisai, Kabupaten Raja Ampat. Kejuaraan yang digagas oleh GPDI Shekinah Waisai ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga diharapkan menjadi wadah pembinaan karakter dan pengembangan bakat generasi muda.
Gembala Jemaat GPDI Shekinah Waisai, Pdt. Yudi Abdullah, mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk komitmen gereja untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan positif yang melibatkan berbagai kalangan.
“Ini sebenarnya merupakan langkah yang berani, bahkan bisa dibilang nekat. Tujuan pertama kami tentu agar nama Tuhan dimuliakan. Yang kedua, kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa gereja tidak hanya berbicara soal kegiatan religius semata, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan terbuka bagi semua kalangan,” ujar Yudi kepada Raja Ampat News.com.Senin,(3/8/2026).

Menurut Pdt. Yudi, selama ini pembinaan olahraga identik dengan peran pemerintah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga maupun asosiasi olahraga. Namun, gereja juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
“Kami ingin menyampaikan bahwa rumah ibadah juga dapat menjadi ruang yang terbuka untuk semua orang. Gereja harus hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui olahraga,” katanya.
Pdt. Yudi menjelaskan, penyelenggaraan turnamen tahun ini merupakan pengembangan dari kegiatan serupa yang digelar pada tahun lalu. Saat itu kompetisi hanya diikuti peserta dari lingkungan internal GPDI Shekinah. Ia mengungkapkan, ketika membuka turnamen tahun lalu, Wakil Bupati Raja Ampat memberikan masukan agar kegiatan tersebut diperluas sehingga dapat diikuti masyarakat umum.
“Tahun lalu turnamen ini hanya untuk internal Shekinah. Saat pembukaan, Pak Wakil Bupati menyampaikan, kalau bisa tahun berikutnya dibuat untuk umum. Kami mendengar masukan itu, dan hari ini kami membuktikannya dengan membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah tim yang mendaftar pada berbagai kategori usia. Hingga penutupan pendaftaran, kategori putra U-17 diikuti 14 tim, kategori U-15 sebanyak 9 tim, kategori U-12 sebanyak 2 tim, kategori U-10 sebanyak 1 tim, sementara kategori putri umum diikuti 9 tim.
“Masih ada yang ingin mendaftar, tetapi kami sudah menutup pendaftaran karena kuota peserta telah terpenuhi,” kata Pdt Yudi. Melalui turnamen ini, pihak panitia berharap lahir bibit-bibit atlet futsal yang nantinya mampu mengharumkan nama Raja Ampat di tingkat regional maupun nasional.

Pdt. Yudi juga berpesan kepada generasi muda di Raja Ampat, agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki, termasuk melalui bidang olahraga Futsal.
“Tidak semua orang harus unggul di bidang akademik. Mungkin ada yang tidak terlalu menonjol dalam pelajaran matematika atau mata pelajaran lainnya. Tetapi setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda. Salah satunya bisa melalui olahraga. Karena itu, teruslah mengembangkan bakat yang dimiliki agar menjadi prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Shekinah Futsal Competition 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet muda berbakat, tetapi juga mempererat persaudaraan, sportivitas, serta membangun semangat positif di kalangan generasi muda Raja Ampat.












