WAISAI, RajaAmpatNews — Umat Katolik Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai, Kabupaten Raja Ampat, menggelar kegiatan jalan sehat dan aksi bersih lingkungan pada Sabtu (18/10/2025), dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-15 Gereja Katolik Mater Dei Waisai.
Dengan mengusung tema “Waisai Bebas Sampah, Ko Peduli Ko Mantap”, kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan umat Katolik terhadap gerakan kebersihan dan kepedulian lingkungan di ibu kota Kabupaten Raja Ampat.
Sejak pagi, ratusan umat Katolik bersama siswa-siswi SD dan SMP Katolik YPPK Santa Maria Regina tampak antusias mengikuti jalan sehat tersebut. Peserta menempuh rute dari Bundaran Kodim hingga halaman Gereja Stasi Santa Maria Mater Dei sambil memungut sampah di sepanjang jalan yang dilalui.

Ketua Dewan Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai, Julianus Rahawarin, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi rohani, tetapi juga momentum mempererat tali persaudaraan antarumat serta menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan kota.
“Hari ini kami umat Stasi Santa Maria Mater Dei Waisai mengadakan jalan santai sekaligus aksi bersih lingkungan. Tujuannya, selain mempererat hubungan antarumat, juga mengajak semua pihak menjaga kebersihan kota Waisai,” ujar Julianus kepada RajaAmpatNews.
Julianus menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-15 Gereja Mater Dei. Sebelumnya telah digelar berbagai lomba rohani, seperti lomba mazmur dan baca Kitab Suci tingkat anak-anak, lomba mewarnai, membuat renungan Alkitab bagi bapak-bapak, serta cerdas cermat keluarga.
“Besok akan ada lomba Ranking 1 khusus untuk ibu-ibu. Semua kegiatan ini akan berpuncak pada 31 Oktober, bersamaan dengan penutupan Bulan Rosario,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Panitia Hari Besar Gereja (PHBG) serta semua pihak yang turut mendukung dan memfasilitasi kegiatan tersebut.

Sementara itu, salah satu pengurus Gereja Mater Dei, Marselin, menyebutkan bahwa tema “Waisai Bebas Sampah”sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dalam menciptakan kota yang bersih dan sehat.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran umat agar peduli terhadap lingkungan sekitar. Kalau kita peduli pada lingkungan, maka lingkungan pun akan peduli pada kita,” ujarnya.
Melalui perayaan sederhana namun penuh makna ini, umat Katolik di Waisai berharap semangat kebersamaan, kekeluargaan, serta kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan beriman di tanah Raja Ampat.
Writer: Agustinus Guntur II Editor: Petrus Rabu













