RAJA AMPAT — Ny. Rusmiati Burdam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Raja Ampat masa bakti 2026–2030. Penetapan tersebut diputuskan dalam Sidang Pleno V tentang penetapan ketua terpilih pada Musyawarah Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Raja Ampat yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat, Selasa (26/5/2026).
Pemilihan Ketua Kwarcab menjadi salah satu agenda penting dalam Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Raja Ampat yang dihadiri pengurus, pembina, serta perwakilan gugus depan (Gudep) dari berbagai sekolah di Waisai. Forum tersebut secara mufakat menetapkan Ny. Rusmiati Burdam untuk memimpin Kwarcab Pramuka Raja Ampat hingga 2030.
Ketua Panitia Musyawarah Kwartir Cabang Raja Ampat, Muhammad Yudi Firstson, menjelaskan bahwa keputusan pemilihan dilakukan melalui mekanisme sidang pleno yang menghasilkan kesepakatan bersama peserta musyawarah.

“Jadi hasil pemilihan sepakat bahwa Kakwarcab adalah Ibu Rusmiati Burdam yang terpilih,” ujarnya.
Usai penetapan ketua terpilih, forum juga membentuk tim formatur guna menyusun kepengurusan baru periode 2025–2030. Tim tersebut beranggotakan tujuh orang yang nantinya bertugas menentukan susunan pengurus Kwarcab Pramuka Raja Ampat.
Menurut Yudi, pembentukan kepengurusan akan dilakukan secepat mungkin mengingat agenda pelantikan dijadwalkan berlangsung pada awal Juni 2026 oleh Kwartir Daerah Papua Barat Daya.
“Karena awal Juni akan dilantik oleh Kakwarda Papua Barat Daya di Raja Ampat, maka kami harus bergerak cepat untuk menyusun kepengurusan periode baru,” jelasnya.
Ia berharap kepemimpinan baru dapat membawa perubahan positif bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Raja Ampat, terutama pada tingkat gugus depan yang menjadi ujung tombak pembinaan generasi muda.
“Selama ini kita melihat gerakan Pramuka kurang berjalan dengan baik. Harapan kami, dengan terpilihnya Ibu Rusmiati, kegiatan Pramuka bisa lebih aktif, terutama di tingkat gudep, karena itu merupakan wadah pembinaan generasi muda ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Raja Ampat terpilih, Ny. Rusmiati Burdam menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya melalui forum Musyawarah Cabang.
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan demi kemajuan Gerakan Pramuka Raja Ampat.
“Kepercayaan ini saya terima bukan sebagai kehormatan pribadi, melainkan sebagai tanggung jawab besar yang harus saya emban demi kemajuan Gerakan Pramuka Raja Ampat,” kata Rusmiati.
Rusmiati mengakui tantangan yang dihadapi organisasi tidak ringan, mengingat kondisi geografis Raja Ampat sebagai wilayah kepulauan yang luas. Namun demikian, ia optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi melalui semangat kebersamaan, kerja sama seluruh jajaran pengurus, serta dukungan pemerintah daerah dan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab).

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Rusmiati berkomitmen membangun kepengurusan Kwarcab yang solid, profesional, dan berorientasi pada pelayanan bagi seluruh anggota Pramuka di Raja Ampat.
Ia juga memaparkan tiga fokus utama program kerja yang akan menjadi prioritas kepengurusannya. Pertama, memperkuat pembinaan anggota muda agar tumbuh menjadi generasi berkarakter dan memiliki daya saing. Kedua, meningkatkan kapasitas pembina dan pelatih sebagai garda terdepan pendidikan kepramukaan. Ketiga, memperluas jangkauan kegiatan Pramuka hingga ke pulau-pulau dan kampung terpencil di seluruh wilayah Raja Ampat.
Selain itu, Rusmiati menekankan pentingnya membangun sinergi antara Kwarcab dengan Pemerintah Daerah, instansi vertikal, dunia usaha, dan masyarakat demi menjamin keberlanjutan program-program kepramukaan yang berkualitas dan berdampak nyata.
“Pramuka yang kuat adalah Pramuka yang berakar pada masyarakat dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kwarcab periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama masa bakti mereka.
Menurutnya, kepengurusan baru akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan dengan tekad untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian yang telah dibangun sebelumnya.
Menutup sambutannya, Rusmiati mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka Raja Ampat untuk bersatu dan saling mendukung dalam membangun organisasi yang lebih maju, inklusif, dan bermartabat.
“Setiap anggota Pramuka adalah aset berharga bangsa. Bersama-sama kita akan mewujudkan generasi Raja Ampat yang berkarakter, mandiri, dan berdedikasi tinggi kepada nusa dan bangsa,” pungkasnya.
Writer: Agustinus Guntur












