SORONG, RajaAmpatNews– Pertamina EP Papua Field segera merespon insiden kebocoran pipa Trunk Line KM-17 yang terjadi pada Rabu, 19 November 2025, sekitar pukul 11.20 WIT, di wilayah operasi mereka. Kebocoran ini mengakibatkan ceceran minyak di sekitar area tersebut. Tim teknis langsung melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan lokasi dan skala kebocoran pasca laporan dari petugas terminal.
Menanggapi insiden ini, Pertamina EP Papua Field segera mengerahkan personel dan peralatan darurat untuk mengamankan lokasi serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Mobil vacuum digunakan untuk menyedot minyak yang tercecer, truk air dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan, serta fire truck disiagakan guna memastikan penanganan kebocoran berjalan dengan aman dan sesuai dengan prosedur keselamatan yang berlaku.

Hingga saat ini, tim Pertamina EP Papua Field masih terus bekerja di lapangan untuk menghentikan kebocoran, membersihkan area yang terdampak, dan memastikan bahwa kondisi lingkungan kembali aman. Proses penanganan dilakukan secara terkoordinasi, termasuk pemantauan berkelanjutan terhadap titik-titik yang berpotensi terdampak lebih lanjut.
Pertamina EP Papua Field menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh proses penanganan sesuai dengan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan yang ketat. Perusahaan juga akan memberikan informasi terbaru kepada publik jika ada perkembangan lebih lanjut yang perlu disampaikan.
Insiden kebocoran ini menjadi perhatian serius bagi Pertamina dan lembaga terkait, mengingat pentingnya menjaga keamanan pasokan energi serta keselamatan masyarakat sekitar. Pertamina EP Papua Field berkomitmen untuk mengendalikan dampak kebocoran ini dengan maksimal dan memulihkan kondisi lingkungan dengan cepat.
Writer: Doni Kumuai II Editor: Petrus Rabu













