RAJA AMPAT – Aparat gabungan dari Polres Raja Ampat bersama Basarnas dan Pos TNI AL Waisai melakukan evakuasi terhadap sesosok mayat yang ditemukan mengapung di perairan Raja Ampat, Selasa (26/5/2026). Korban diduga merupakan warga negara asing, namun hingga kini identitasnya masih belum diketahui.
Proses evakuasi dilakukan setelah warga melaporkan adanya benda mencurigakan yang terlihat terapung di laut. Mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan.
Kasat Reskrim Polres Raja Ampat, Iptu Arantaun, mengatakan personel kepolisian segera berkoordinasi dengan Basarnas untuk mengevakuasi korban ke Waisai.
“Begitu laporan masyarakat kami terima, tim langsung menuju lokasi bersama Basarnas untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Evakuasi berlangsung dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah dan cukup menantang. Meski demikian, kerja sama antara Polri, Basarnas, dan TNI AL membuat proses pemindahan jenazah berjalan lancar.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Raja Ampat guna menjalani pemeriksaan medis dan identifikasi awal. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas maupun penyebab kematian korban.
“Saat ini korban sudah berada di RSUD Raja Ampat. Identitasnya masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan,” kata Arantaun.
Kapolres Raja Ampat AKBP James P. Tegai turut memantau langsung jalannya proses evakuasi. Kepolisian juga membuka kemungkinan melakukan koordinasi dengan pihak Imigrasi serta kedutaan besar apabila korban dipastikan merupakan warga negara asing.
Selain mengungkap identitas korban, penyidik kini mendalami sejumlah kemungkinan terkait penyebab kematian, mulai dari kecelakaan laut hingga dugaan tindak pidana.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif Satreskrim Polres Raja Ampat.












