Inovasi Eco Print dan Layanan Kartu e-Kusuka Siap Hadir di Festival Pesona Raja Ampat dan Festival Gemar Ikan 2025

banner 120x600

WAISAI, RajaAmpatNews — Inovasi dan kreativitas masyarakat Raja Ampat kembali mendapat ruang tampil. Setelah sukses menggelar pelatihan pembuatan produk eco print pada 2–4 Oktober 2025 lalu di Kampung Friwen, Distrik Waigeo Selatan, Dinas Perikanan Kabupaten Raja Ampat kini siap menampilkan hasil karya para peserta dalam ajang Festival Pesona Raja Ampat dan Festival Gemar Ikan yang akan berlangsung pada 18–21 Oktober 2025 mendatang.

Pelatihan eco print yang diikuti oleh para ibu-ibu Nelayan ini berhasil menciptakan hasil yang menggembirakan. Dari pelatihan singkat, lahir berbagai produk menarik seperti kain bermotif daun, tas, hingga pakaian jadi, semuanya dibuat dari bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar kampung. Inovasi ini tidak hanya memperkaya keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif baru di Raja Ampat.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Perikanan Dinas Perikanan Raja Ampat, Nani Iriani Tamima, S.IP, mengungkapkan rasa bangga atas capaian para peserta Pelatihan pembuatan produk Eco Print. Menurutnya, pameran hasil karya eco print di festival nanti menjadi bentuk penghargaan bagi semangat dan kemandirian masyarakat pesisir.

“Hasil karya ibu-ibu peserta pelatihan eco print akan kami tampilkan di pameran nanti. Ini bentuk apresiasi atas kerja keras mereka yang sudah bisa berkreasi secara mandiri,” ujar Nani melalui pesan yang diterima RajaAmpatNews pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Selain menampilkan produk-produk eco print, Dinas Perikanan juga akan menghadirkan kegiatan edukatif bagi masyarakat berupa demo bongkar pasang mesin tempel, yang rencananya digelar pada 20 Oktober 2025 di lokasi festival.

“Kita juga rencana akan demo bongkar mesin tempel di pameran pada tanggal 20 nanti, kalau tidak ada halangan,” tambah Nani dengan penuh semangat.

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung kesejahteraan nelayan, Dinas Perikanan juga membuka layanan pembuatan Kartu e-Kusuka (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan) selama kegiatan festival berlangsung. Layanan ini menjadi upaya nyata pemerintah daerah untuk mempermudah para nelayan dalam memperoleh akses bantuan, subsidi BBM, dan program-program pemberdayaan lainnya.

Melalui kombinasi kegiatan kreatif dan layanan publik seperti eco print serta kartu e-Kusuka, Dinas Perikanan menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat pesisir Raja Ampat.

Writer: Agustinus Guntur II Editor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *