RAJA AMPAT – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, menyerap langsung aspirasi pelaku usaha pariwisata saat kunjungan kerjanya ke Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Rabu (22/4/26).
Dalam pertemuan tersebut, Wapres berdiskusi dengan sejumlah pengusaha homestay dan pelaku wisata lokal. Salah satunya, Lazarus Alfred Mantansan, yang menyampaikan sedikitnya 12 poin usulan strategis.
Fokus utama usulan tersebut mencakup penguatan konsep pariwisata berkelanjutan yang berpihak pada masyarakat lokal sekaligus menjaga kelestarian alam Raja Ampat.
Menurut Lazarus, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Ia mengusulkan pembangunan sekolah bertaraf internasional guna meningkatkan kemampuan bahasa asing generasi muda, terutama bahasa Inggris.
Langkah ini dinilai penting agar masyarakat lokal mampu bersaing dan menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata di daerahnya sendiri. Selain sektor pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang, seperti bandara dan pelabuhan internasional, guna memperluas akses wisatawan mancanegara.

Tak hanya itu, penguatan sektor perikanan juga dianggap krusial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Di sisi lain, Lazarus menekankan perlunya penguatan identitas budaya Papua sebagai daya tarik wisata.
Ia mengusulkan pembangunan museum budaya di kawasan pelabuhan serta penyediaan atraksi seni dan budaya lokal, agar wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya setempat.
“Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat alam, tapi juga ingin mengenal cerita dan budaya Papua. Itu yang perlu kita siapkan,” ujarnya.
Ia menyebut, Gibran Rakabuming Raka merespons positif berbagai aspirasi tersebut dan membuka peluang tindak lanjut. Para pelaku usaha pun berharap ada realisasi konkret dari sejumlah usulan yang telah disampaikan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis pariwisata di kawasan timur Indonesia. Dengan potensi alam kelas dunia yang dimiliki Raja Ampat, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Penulis: Doni Kumuai
Editor: Aditya Nugroho












