Gubernur Papua Barat Daya Tinjau RSUD Raja Ampat, Tekankan Pelayanan Pasien Tanpa Hambatan Administrasi

banner 120x600

WAISAI, RajaAmpatNews – Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, melakukan kunjungan langsung ke sejumlah pasien di Ruang Perawatan Medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ampat, Senin, (12/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan Raja Ampat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Elisa Kambu meninjau kondisi pasien sekaligus berdialog dengan tenaga medis mengenai proses pelayanan yang diberikan di rumah sakit. Ia secara tegas menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam aspek administrasi pelayanan di fasilitas kesehatan.

Gubernur meminta agar rumah sakit maupun puskesmas mengedepankan pelayanan kepada pasien terlebih dahulu, tanpa mempersulit masyarakat dengan prosedur administratif yang berpotensi menghambat penanganan medis.

“Pelayanan harus didahulukan, terutama di rumah sakit. Kadang masih ada pola lama, di mana pasien yang datang harus mengurus administrasi terlebih dahulu. Padahal yang datang itu sering dalam kondisi sudah parah atau darurat,” tegas Elisa Kambu.

Ia mencontohkan, masyarakat yang tinggal di sekitar rumah sakit seharusnya dapat langsung memperoleh pelayanan medis tanpa harus terlebih dahulu diarahkan ke puskesmas yang jaraknya lebih jauh. Menurutnya, urusan administrasi dapat diselesaikan setelah pasien mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.

“Saya minta pelayanan diutamakan. Administrasi bisa menyusul. Masyarakat kita sebagian besar sudah terjamin melalui BPJS dan sistem asuransi kesehatan lainnya, sehingga yang terpenting adalah keselamatan pasien,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga menekankan agar seluruh tenaga kesehatan di Raja Ampat dapat memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional kepada semua pasien tanpa diskriminasi. Ia mengingatkan agar tidak terjadi kelalaian pelayanan yang dapat berdampak pada keselamatan pasien.

Secara khusus, Gubernur memberikan perhatian besar terhadap pelayanan kesehatan bagi ibu hamil. Ia meminta agar setiap pasien ibu hamil yang datang ke fasilitas kesehatan segera ditangani secara serius dan cepat oleh tenaga medis.

“Saya menitipberatkan pelayanan pada pasien ibu hamil. Jika ada ibu hamil yang datang, harus segera ditangani dengan sungguh-sungguh. Kasus ibu hamil di Jayapura jangan sampai terjadi di wilayah Papua Barat Daya,” ujarnya.

Menurutnya, peristiwa yang pernah terjadi di daerah lain harus menjadi pelajaran berharga agar tidak ada lagi pelayanan kesehatan yang mengabaikan kondisi pasien, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil.

“Kasus ibu hamil di Jayapura menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak lagi mengabaikan pelayanan kesehatan, terutama kepada ibu hamil yang datang ke rumah sakit,” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Gubernur Elisa Kambu juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Raja Ampat, mulai dari petugas Pustu, Puskesmas hingga tenaga medis di RSUD.

“Tugas tenaga medis adalah tugas yang mulia, terutama para dokter. Dari sekian banyak orang, Tuhan memilih kalian untuk menjadi dokter. Oleh sebab itu, pelayanan wajib diutamakan sebagai berkat yang Tuhan berikan,” ungkapnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Papua Barat Daya, khususnya di wilayah kepulauan seperti Raja Ampat, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang cepat, adil, dan berkualitas tanpa terkendala prosedur administrasi.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *