RAJA AMPAT — Harapan masyarakat Kampung Waimeci, Waijan, dan Wailabu, Distrik Salawati Tengah, untuk menikmati akses listrik semakin dekat menjadi kenyataan. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan mitra PLN mendorong percepatan pemasangan jaringan listrik agar seluruh rumah warga di tiga kampung tersebut dapat menikmati aliran listrik pada September 2026.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam yang disampaikan melalui Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Musliman, bersama Kepala Distrik Salawati Tengah Esau Parajal, tiga kepala kampung, serta mitra PLN.
Berdasarkan hasil pendataan, sebanyak 156 kepala keluarga (KK) dari Kampung Waimeci, Waijan, dan Wailabu telah diusulkan memperoleh bantuan pemasangan listrik dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, baru 82 KK yang mendapatkan bantuan subsidi pemasangan listrik.
Sementara itu, 74 KK lainnya belum memperoleh subsidi. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Raja Ampat agar program penyediaan listrik tidak hanya dinikmati sebagian masyarakat, tetapi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga di tiga kampung.
Bupati Orideko menegaskan, kehadiran listrik harus memberikan manfaat secara menyeluruh. Ia tidak ingin ada rumah warga yang sudah mendapatkan penerangan, sementara rumah lainnya masih dalam kondisi gelap.
“Saya tidak mau ada rumah di tiga kampung yang ada yang menyala dan ada yang tidak menyala. Kalau menyala satu, menyala semua,” tegas Orideko.
Untuk mewujudkan arahan tersebut, pemerintah distrik dan pemerintah kampung kemudian menyepakati skema pembiayaan bagi 74 KK yang belum memperoleh subsidi melalui dana talangan yang bersumber dari Dana Kampung.

Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan di Distrik Salawati Tengah pada Jumat (4/9/2026). Pertemuan dihadiri Musliman, Esau Parajal, tiga kepala kampung, serta mitra PLN, PT Zahra Papua Elektronik yang dipimpin Ridho.
Dalam kesepakatan tersebut, biaya pemasangan listrik bagi rumah tangga yang belum mendapatkan subsidi diperkirakan mencapai Rp2 juta per rumah untuk tiga titik pemasangan. Pembiayaan akan dibantu melalui dana talangan dari masing-masing pemerintah kampung.
Adapun dana talangan yang disiapkan masing-masing kampung yakni Kampung Waimeci sebesar Rp56 juta, Kampung Waijan Rp48 juta, dan Kampung Wailabu Rp46 juta.
Musliman mengatakan, pertemuan bersama pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan mitra PLN berlangsung lancar dan menghasilkan solusi bersama untuk memastikan seluruh rumah tangga di tiga kampung dapat memperoleh akses listrik
“Pertemuan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang sangat baik. Sehingga tiga kampung diperkirakan bulan September 2026 listrik sudah menyala,” ujar Musliman dalam laporannya kepada Bupati Raja Ampat.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk komitmen bersama pemerintah daerah, pemerintah distrik, dan pemerintah kampung untuk memastikan masyarakat yang belum memperoleh subsidi tetap memiliki kesempatan mendapatkan layanan listrik.
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Raja Ampat, Petrus Rabu, dalam siaran pers yang diterima RajaAmpatNews.com pada Senin (7/9/2026), menyampaikan bahwa percepatan pemasangan listrik di tiga kampung tersebut merupakan bagian dari perhatian Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kehadiran listrik di Kampung Waimeci, Waijan, dan Wailabu diharapkan tidak hanya menghadirkan penerangan bagi rumah-rumah warga. Lebih dari itu, listrik dapat mendukung kegiatan pendidikan, komunikasi, pelayanan masyarakat, hingga membuka peluang bagi pengembangan ekonomi kampung.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berharap seluruh proses teknis pemasangan dapat berjalan sesuai rencana sehingga September 2026 menjadi momentum hadirnya penerangan secara merata bagi masyarakat di tiga kampung tersebut.
Prinsip yang ditekankan pemerintah pun sederhana: ketika listrik sudah menyala di tiga kampung, tidak boleh ada rumah warga yang tertinggal. Terang harus dirasakan bersama.












