RAJA AMPAT – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Batanta Selatan, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Senin (17/8/2026).
Upacara peringatan HUT RI tersebut dipimpin Kepala Distrik Batanta Selatan, Frengky Bodori, S.H., yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara Perayaan HUT RI ke – 81 ini diikuti berbagai unsur pemerintahan, di antaranya Tenaga pendidikan, Tenaga kesehatan, ASN di lingkungan Distrik Batanta selatan, tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Tokoh Adat, hingga masyarakat dari sejumlah kampung di wilayah Distrik Batanta Selatan.

Dalam amanatnya, Frengky Bodori mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat menjadikan momentum HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk memperkuat kebersamaan serta membangun semangat gotong royong di tingkat distrik dan kampung.
Ia mengatakan, pemerintah distrik bersama para kepala kampung, fasilitas pelayanan kesehatan dan satuan pendidikan akan duduk bersama untuk mempersiapkan pelaksanaan HUT RI ke-82 pada 2027 mendatang.
“Kita akan duduk bersama-sama untuk membentuk panitia HUT RI ke-82 tahun 2027 nanti,” ujar Frengky dalam amanatnya.
Menurut dia, pelaksanaan peringatan HUT RI tahun ini menjadi bahan evaluasi bersama. Jika pada tahun ini kegiatan belum dapat dilaksanakan secara maksimal sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan masyarakat, maka kondisi tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk menghadirkan perayaan yang lebih baik pada tahun berikutnya.
“Harapan kita, kalau hari ini kita belum bisa meramaikan kantor secara maksimal sesuai dengan kebutuhan atau keinginan masyarakat, tetapi tahun depan kita akan merayakan yang lebih meriah lagi,” katanya.
Frengky menekankan bahwa semangat memperingati kemerdekaan harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat Batanta Selatan. Ia mengajak masyarakat tidak ragu dalam menatap masa depan dan tetap menjaga persatuan sebagai modal penting dalam melanjutkan pembangunan di daerah ini.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kebersamaan antarkampung, lembaga pendidikan, fasilitas kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, dan masyarakat secara umum perlu terus diperkuat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya yang ada di wilayah Batanta Selatan.
“Jangan sampai kita terpecah karena perbedaan suku, agama maupun budaya. Semua harus kita jaga secara bergantian dan bersama-sama,” pesan Frengky.
Ia berharap semangat persatuan yang tercermin dalam peringatan HUT RI ke-81 dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di Distrik Batanta Selatan.
Peringatan HUT RI ke-81 di Distrik Batanta Selatan diikuti oleh empat kepala kampung beserta aparat kampung. Selain itu, hadir pula unsur Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat distrik dan kampung. Dari sektor pelayanan publik, kegiatan tersebut turut dihadiri tenaga medis dan tenaga kesehatan. Sementara dari sektor pendidikan, upacara melibatkan siswa-siswi dari jenjang SMA, SMP dan SD yang berada di wilayah Distrik Batanta Selatan.
Kehadiran para pelajar menjadi bagian penting dalam peringatan kemerdekaan. Mereka mengikuti rangkaian upacara dengan tertib sekaligus menjadi generasi penerus yang diharapkan mampu melanjutkan pembangunan daerah pada masa mendatang.

Selain unsur pemerintahan, pendidikan dan kesehatan, upacara juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta berbagai elemen masyarakat se-Distrik Batanta Selatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT RI di tingkat distrik tidak hanya menjadi agenda pemerintah, melainkan menjadi momentum bersama untuk mempererat hubungan sosial dan memperkuat rasa kebangsaan.
Momentum Memperkuat Kebersamaan Frengky mengatakan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja sama, pelayanan kepada masyarakat dan kepedulian terhadap pembangunan kampung. Ia berharap seluruh kepala kampung dan perangkat pemerintahan dapat terus membangun komunikasi serta koordinasi dalam menyusun program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Persiapan HUT RI ke-82 yang akan dilakukan sejak jauh hari juga diharapkan dapat melibatkan masyarakat secara lebih luas. Dengan demikian, kegiatan peringatan kemerdekaan pada 2027 tidak hanya berlangsung lebih meriah, tetapi juga mampu menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat Batanta Selatan.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita tetap bersatu, saling mendukung dan bersama-sama membangun daerah ini,” ujar Frengky.
Peringatan HUT RI ke-81 di Distrik Batanta Selatan akhirnya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat nasionalisme sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, keberagaman dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Raja Ampat.












