Meriah dan Edukatif, Warga Perumahan 200 Gelar Lomba Berhadiah Sambut Pesta Sepak Bola Dunia

RAJA AMPAT – Semarak Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan para pecinta sepak bola di kota-kota besar, tetapi juga oleh warga Perumahan 200, Kelurahan Bongkawir, Distrik Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Rabu,(17/6/2026).

Untuk menyambut ajang sepak bola terbesar dunia tersebut, warga setempat menggelar berbagai kegiatan olahraga dan permainan rakyat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Ketua RW 01 Perumahan 200, Kelurahan Bongkawir, Jhon Dimara, kepada RajaAmpatNews.com mengatakan bahwa warga Perumahan 200 telah membentuk panitia khusus guna menyelenggarakan berbagai perlombaan dalam rangka menyongsong Piala Dunia 2026.

“Kami membentuk panitia untuk melaksanakan berbagai kegiatan seperti turnamen bola voli, lomba jalan kelereng, dan permainan gaplek berhadiah. Saat ini sedang berlangsung pertandingan bola voli yang mengusung nama tim negara peserta Piala Dunia, yakni Belanda melawan Portugal,” ujar Jhon Dimara.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga sekaligus memberikan aktivitas positif bagi generasi muda selama berlangsungnya perhelatan Piala Dunia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Raja Ampat yang telah memberikan dukungan dan bantuan sehingga kegiatan masyarakat tersebut dapat terlaksana dengan baik.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan yang telah mendukung dan mensponsori kegiatan ini. Tujuan utama kami adalah menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja sehingga mereka tidak terlibat dalam konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempersatukan seluruh warga Perumahan 200,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Lomba, Oscar Sauyai, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi warga Perumahan 200 dan Bumi Moko Permai yang berada di Kelurahan Bongkawir.

Baca Juga  Sat Brimob Resmi Berdiri di Papua Barat Daya, Wakil Bupati Raja Ampat Hadiri Peresmian

Menurut Oscar, antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak kegiatan dimulai. Warga dari berbagai latar belakang suku dan budaya ikut berpartisipasi dalam perlombaan maupun memberikan dukungan kepada tim yang bertanding.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan warga. Kami ingin olahraga menjadi sarana membangun kesehatan jasmani dan rohani masyarakat sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman yang ada,” ujarnya.

Oscar menambahkan, masyarakat Perumahan 200 yang terdiri dari berbagai suku di Indonesia berupaya mewujudkan semangat Bhinneka Tunggal Ika melalui kegiatan olahraga dan kebersamaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun berasal dari berbagai suku dan latar belakang, kami tetap satu keluarga besar di Perumahan 200. Semangat kebersamaan inilah yang ingin kami bangun melalui kegiatan ini,” katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di halaman SD Negeri 25 Moko dan SMP Negeri 21 Moko. Selain pertandingan bola voli dan berbagai perlombaan rakyat, masyarakat juga menggelar kegiatan nonton bareng pertandingan Piala Dunia pada malam hari.

Menariknya, di kawasan Perumahan 200 saat ini telah terbentuk sedikitnya delapan kelompok pendukung atau fans club negara peserta Piala Dunia 2026. Di antaranya pendukung Brasil, Portugal, Spanyol, Belanda, Jerman, serta beberapa negara peserta lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, warga berharap euforia Piala Dunia dapat menjadi sarana memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta menciptakan suasana yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan di lingkungan masyarakat Kota Waisai, khususnya di Kelurahan Bongkawir.

“Siang hari kami berolahraga dan mengikuti perlombaan, sedangkan malam hari kami menggelar nonton bareng pertandingan Piala Dunia. Ini menjadi cara kami merayakan sepak bola sambil menjaga kebersamaan dan persaudaraan antarwarga,” tutup Oscar Sauyai.

Writer: Dony Kumuai