RAJA AMPAT– Menjelang pelaksanaan kejuaraan internasional voli pantai yang digelar oleh Asian Volleyball Confederation (AVC), sejumlah petugas teknis mulai dipersiapkan melalui kegiatan pra-latihan guna memastikan kelancaran pertandingan.
Referee Manager AVC, Aprelius Balebu, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tahap awal pembekalan bagi para petugas lapangan sebelum terlibat langsung dalam pertandingan resmi.
“Jadi tadi itu kita ada pra-latihan untuk para petugas seperti pemungut bola, operator scoring board, penggaru lapangan, hakim garis, serta petugas pencatatan skor,” ujar Aprelius kepada media, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, dalam tahap awal ini seluruh simulasi masih dilakukan secara manual karena sebagian perlengkapan pertandingan belum sepenuhnya tersedia. Namun, seluruh kebutuhan teknis akan dilengkapi menjelang sesi praktik lapangan.
Menurut Aprelius, uji coba menyeluruh akan dilaksanakan pada 5 April 2026, bersamaan dengan simulasi pertandingan di lapangan. Pada tahap tersebut, seluruh elemen pertandingan, mulai dari pemain, wasit, hingga peralatan resmi, akan diuji coba secara langsung.

“Pada tanggal 5 sore, sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIT, kita sudah masuk tahap praktik bersamaan dengan uji lapangan. Ini penting agar semua petugas benar-benar siap saat pertandingan resmi dimulai,” jelasnya.
Ia menambahkan, materi yang diberikan dalam pra-latihan ini masih bersifat pengantar, sebagai bekal menuju praktik langsung yang akan menjadi simulasi kondisi pertandingan sesungguhnya. Hasil dari latihan tersebut nantinya akan langsung diterapkan pada pertandingan yang dijadwalkan berlangsung mulai 6 April 2026.
Aprelius berharap seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan lancar, termasuk kesiapan peralatan dan sumber daya manusia yang terlibat.
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik dan seluruh perlengkapan sudah siap saat hari pelaksanaan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan kejuaraan ini, mayoritas petugas lapangan berasal dari Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Mereka meliputi pemungut bola, penggaru lapangan, hakim garis, hingga operator papan skor.
Sementara itu, untuk kebutuhan pencatatan skor (score sheet), panitia mendatangkan tenaga dari luar daerah karena sistem pencatatan pada voli pantai berbeda dengan voli dalam ruangan.
Dari sisi perwasitan, kejuaraan ini akan melibatkan tiga wasit internasional yang ditunjuk langsung oleh AVC, termasuk satu wasit pendamping dari Hong Kong. Selain itu, sekitar 10 wasit lokal dari Indonesia juga turut dilibatkan.
“Total wasit yang akan bertugas sekitar 14 orang untuk melayani tiga lapangan pertandingan,” kata Aprelius.
Kejuaraan voli pantai tingkat Asia ini diharapkan tidak hanya berjalan sukses dari sisi teknis, tetapi juga mampu mengangkat citra Raja Ampat sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.
Writer: Dony Kumuai












