Perayaan Natal ASN, TNI, POLRI dan Masyarakat Raja Ampat 2025: Bangun Sinergi untuk Daerah yang Damai dan Sejahtera

WAISAI, RajaAmpatNews– Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat menggelar Perayaan Natal Tahun 2025 pada Rabu,(7/1/ 2026).

Ibadah yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan sebagai wujud perayaan iman sekaligus momentum memperkuat persatuan dan sinergi lintas sektor dalam membangun Kabupaten Raja Ampat yang damai, rukun, dan sejahtera.

Perayaan Natal tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari Kitab Matius 1:21–24, dengan subtema “Melalui Natal Kita Bangun Sinergi Korpri, TNI, POLRI dan Masyarakat untuk Raja Ampat yang Damai dan Sejahtera.” Tema dan subtema tersebut menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama kehidupan sosial serta sinergi antar unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah.

Ibadah Natal dihadiri langsung oleh Bupati Raja Ampat, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, perwakilan Kapolres Raja Ampat, Komandan Kodim 1805 Raja Ampat, Komandan Batalyon TP 863/Bemanbe Bathun Raja Ampat, Komandan Pos Angkatan Laut Waisai, serta Danki Brimob Raja Ampat. Kehadiran unsur TNI, Polri, ASN, dan masyarakat dalam satu perayaan menjadi simbol kebersamaan serta komitmen bersama menjaga persatuan di wilayah kepulauan yang majemuk ini.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Edison Komigi, sementara pelayanan Firman Tuhan disampaikan oleh Pastor John Bunay, Pr. dengan pembacaan Alkitab dari Kitab Matius 1:21–24 tentang perikop Kelahiran Yesus Kristus. Suasana ibadah berlangsung penuh kekhusyukan, diwarnai puji-pujian dan doa bersama bagi Pemimpin dan daerah, bangsa, serta seluruh masyarakat Raja Ampat.

Dalam khotbahnya, Pastor John Bunay menekankan makna kehadiran Allah dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Ia mengajak seluruh ASN, anggota TNI, Polri, serta masyarakat untuk senantiasa mengucap syukur atas anugerah Tuhan dan hidup dalam kerendahan hati. Menurutnya, nilai-nilai iman, keteladanan, dan pelayanan yang lahir dari semangat Natal harus diwujudkan dalam sikap nyata, baik dalam tugas pemerintahan, pengabdian keamanan, maupun kehidupan bermasyarakat.

“Makna Natal tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi harus menjadi spirit dalam membangun keluarga yang kuat, melayani dengan hati yang tulus, serta menjaga persatuan dan kedamaian di tengah perbedaan. Dengan rasa syukur dan kerendahan hati, kita dapat bersama-sama membangun Raja Ampat yang lebih baik,” ujar Pastor John dalam pesannya.

Sementara itu, melalui momentum perayaan Natal ini, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menegaskan pentingnya sinergi antara Korpri, TNI, Polri, dan masyarakat sebagai pilar utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di daerah. Natal dipandang bukan hanya sebagai peristiwa keagamaan, tetapi juga sebagai ruang mempererat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor.

Perayaan ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh aparatur pemerintah dan aparat keamanan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga integritas, serta mengedepankan semangat persaudaraan dalam setiap tugas. Di tengah tantangan pembangunan wilayah kepulauan, kerja sama yang solid dinilai menjadi kunci utama mewujudkan Raja Ampat yang damai, harmonis, dan sejahtera.

Dengan berlangsungnya Perayaan Natal ASN, TNI, Polri, dan Masyarakat Kabupaten Raja Ampat Tahun 2025 ini, diharapkan semangat Natal terus hidup dalam setiap langkah pengabdian, memperkokoh persatuan, serta menguatkan komitmen bersama untuk membangun Raja Ampat sebagai daerah yang aman, rukun, dan bermartabat bagi seluruh warganya.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu