Tambrauw, Raja Ampat News — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tambrauw menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai program Presiden yang berorientasi pada pembangunan masyarakat, pemerataan kesejahteraan, dan penguatan persatuan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa (18/11/2025).
Anggota FKUB Tambrauw, Seprianus Wer, SH menyatakan bahwa percepatan pembangunan hanya dapat tercapai apabila masyarakat hidup dalam kondisi aman dan rukun. Karena itu, FKUB terus mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas sosial sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan di daerah.
Untuk mewujudkan hal tersebut, FKUB Tambrauw rutin menggelar dialog lintas iman, diskusi terbuka, serta pertemuan bersama tokoh agama dan tokoh adat. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempererat komunikasi, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pentingnya toleransi serta penghargaan terhadap perbedaan.
FKUB menilai bahwa semangat kebersamaan tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang budaya merupakan modal utama dalam menjaga kondisi Tambrauw tetap aman dan kondusif. Upaya sosialisasi nilai-nilai kerukunan juga terus dilakukan hingga ke tingkat kampung agar pesan toleransi dapat dipahami seluruh lapisan masyarakat.
Siprianus Wer, SH, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, serta masyarakat luas. Menurutnya, kerja sama lintas elemen ini diyakini dapat menciptakan stabilitas daerah, mendukung kelancaran program pembangunan, serta mencegah potensi konflik sosial.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk menjaga stabilitas daerah,” ujarnya.
Dengan komitmen yang kuat tersebut, FKUB Tambrauw optimistis kehidupan sosial masyarakat akan semakin harmonis, aman, dan inklusif. FKUB berharap seluruh pihak terus menjunjung nilai-nilai persatuan untuk mendukung program pemerintah serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tambrauw.
Writer: Derek Mambrasar II Editor: Petrus Rabu












