LMA Raja Ampat Perkuat Wawasan Kebangsaan, Tangkal Isu Separatis di Dunia Digital

Misool Barat, RajaAmpatNews — Ancaman penyebaran paham separatis di dunia digital menjadi perhatian serius Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Raja Ampat. Sebagai langkah antisipatif, pada Rabu (12/11/2025) LMA menggelar Sosialisasi Kebangsaan dan Nasionalisme bertajuk “Peran Masyarakat Adat dalam Menyikapi Isu-Isu Separatis di Dunia Digital.”

Kegiatan yang dipimpin oleh Adolof Drimlol ini diikuti 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuda, dan perempuan. Dalam arahannya, Adolof menekankan bahwa masyarakat adat harus menjadi benteng pertama dalam menjaga persatuan dan ketertiban sosial di wilayah Raja Ampat.

 “Paham separatis tidak boleh tumbuh di tanah adat kita. Masyarakat adat harus bersatu, kuat secara ekonomi, dan cerdas menghadapi pengaruh negatif media sosial,” ujar Adolof Drimlol.

Selain menguatkan wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih sebagai wujud dukungan terhadap program strategis nasional.

Para peserta menyatakan siap mendukung program pemerintah serta menandatangani komitmen bersama menolak segala bentuk provokasi dan separatisme.

Kegiatan berakhir dengan suasana penuh semangat kebersamaan, menjadi momentum penting bagi masyarakat adat Misol Barat untuk memperkuat sinergi antara adat, pemerintah, dan aparat dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan daerah.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu