Pemerintah Dorong Digitalisasi Lembaga Adat: LMA Wardo Raja Ampat Terima Bantuan Laptop dan Printer

Waisai, Raja Ampat News — Pemerintah Pusat terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan lembaga adat di Tanah Papua melalui program penguatan kelembagaan adat. Sebagai wujud dukungan terhadap modernisasi tata kelola adat di era digital, Pemerintah menyerahkan bantuan berupa satu unit laptop dan satu unit printer kepada Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Wardo di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Noak Manggaprouw, Ketua LMA Wardo Raja Ampat, di Waisai. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Pusat terhadap eksistensi lembaga adat di daerah.

“Bantuan ini menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah terhadap keberlanjutan peran lembaga adat. Laptop dan printer ini bukan sekadar alat kerja, tetapi sarana penting untuk meningkatkan kinerja administrasi, dokumentasi, dan komunikasi adat secara profesional,” ujar Noak Manggaprouw.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas lembaga adat melalui pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah penting agar lembaga adat dapat terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, LMA Wardo siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan memastikan kebijakan pembangunan tetap berpihak pada kearifan lokal masyarakat adat Raja Ampat.

Pemerintah Pusat melalui perwakilannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkeadilan.

“Lembaga adat adalah benteng moral dan budaya masyarakat Papua. Dengan penguatan kelembagaan dan dukungan teknologi, lembaga adat diharapkan semakin berdaya dalam mengawal pembangunan dan melestarikan nilai-nilai luhur bangsa,” ujar perwakilan Pemerintah Pusat dalam sambutannya.

Dengan semangat kolaborasi ini, Pemerintah berharap LMA Wardo Raja Ampat dapat menjadi contoh bagi lembaga adat lainnya dalam memadukan nilai tradisi dengan inovasi digital demi kemajuan masyarakat adat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *