Waisai, Raja Ampat News — Peserta Pelatihan Dasar (LATSAR) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Raja Ampat menggelar kegiatan Edukasi Lingkungan bertema “Buang Sampah pada Tempatnya” di Kelurahan Waisai Kota dan kawasan Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Selasa (21/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya agar terhindar dari dampak lingkungan seperti banjir dan pencemaran laut.
Salah satu peserta LATSAR, Julisa Puadi, menjelaskan bahwa edukasi awalnya difokuskan di Kelurahan Waisai Kota. Namun karena bertepatan dengan Festival Gemar Makan Ikan dan Festival Pesona Raja Ampat 2025, peserta memperluas kegiatan ke area pantai WTC yang ramai oleh masyarakat dan pedagang.

“Kami melihat banyak pedagang dan pengunjung di Pantai WTC selama festival. Karena itu, kami berinisiatif membagikan kantong plastik sampah agar para pedagang bisa menampung sampahnya sendiri dan tidak membuangnya sembarangan,” ujar Julisa.
Selain membagikan kantong plastik, para peserta juga menyebarkan selebaran edukatif yang berisi pesan ajakan untuk menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan. Mereka turut memberikan contoh cara memilah serta mengelola sampah sederhana di tingkat rumah tangga.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa menjaga kebersihan dimulai dari diri sendiri. Jika terbiasa membuang sampah pada tempatnya, lingkungan kita akan tetap bersih, indah, dan jauh dari bencana,” tambahnya.
Julisa menuturkan, banyak pedagang mengapresiasi aksi tersebut. Beberapa bahkan mengaku terbantu karena lokasi tempat sampah di area pantai cukup jauh.
“Ada mama-mama dan pedagang yang bilang terima kasih karena kami bagi kantong plastik. Katanya, dengan begitu mereka bisa menampung sampah sementara sebelum dibuang ke tempat pembuangan,” katanya.

Kegiatan edukasi ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kelurahan Waisai Kota, yang turut membantu koordinasi dan memfasilitasi pelaksanaan aksi sosial tersebut.
“Kami berkoordinasi langsung dengan Ibu Lurah dan beliau sangat mendukung. Bahkan kami diarahkan ke beberapa titik lain di wilayah Waisai Kota untuk melanjutkan edukasi,” jelas Julisa.
Peserta LATSAR BPBD Raja Ampat berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh nyata penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, khususnya dalam hal kepedulian terhadap lingkungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Ke depan, edukasi serupa rencananya akan digelar di sejumlah titik strategis lain di Kota Waisai, termasuk area pemukiman dan pasar, guna memastikan pesan pengelolaan sampah tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, peserta berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat Raja Ampat untuk menjaga kebersihan pantai dan laut serta mendukung pelestarian lingkungan di wilayah wisata unggulan dunia tersebut.
Writer: Dony Kumuai II Ediror: Petrus Rabu













